Wilton Resources Jual 87,5 Juta Saham SQMI, Kantongi Dana Segar Segini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wilton Resources Holding Pte Ltd melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI). Total nilai dari transaksi penjualan saham tersebut mencapai Rp3,5 miliar.

Berdasarkan laporan resmi perusahaan, aksi jual ini dilakukan dalam dua tahap pada Februari 2026. Penjualan pertama terjadi pada 10 Februari 2026. Saat itu, Wilton Resources menjual 52,5 juta lembar saham dengan harga Rp40 per saham. Nilai transaksi tahap pertama ini mencapai Rp2,1 miliar.

Selanjutnya, transaksi kedua dilakukan pada 11 Februari 2026. Perusahaan kembali menjual sebanyak 35 juta lembar saham. Harga penjualannya masih sama, yakni Rp40 per saham. Dari tahap kedua ini, nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,4 miliar.

Tujuan dari pelepasan saham ini adalah untuk Sale and Purchase Agreement. Status kepemilikan saham tersebut merupakan kepemilikan langsung.

Aksi korporasi ini menyebabkan porsi kepemilikan saham Wilton Resources di SQMI mengalami penurunan. Sebelum transaksi, Perseroan menguasai 8,34 miliar lembar saham atau setara 53,69%.

Setelah transaksi selesai, jumlah saham Perseroan menyusut menjadi 8,25 miliar lembar saham. Hal ini membuat persentase kepemilikan Wilton Resources di SQMI menjadi 53,13%.

Meski porsi kepemilikan berkurang, Wilton Resources Holding Pte Ltd tetap menjadi pemegang saham pengendali di SQMI. Perseroan juga menyatakan tetap akan mempertahankan pengendalian atas perusahaan tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada INCO, ENRG dan BULL

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Sasar Pasar Global, Lovina Beach Brewery Ekspor Perdana Wiski Libarron ke Singapura

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK)...

Pasar Keuangan Tertekan Imbas Ketidakpastian Global, Ini Strategi Investasi yang Dapat Dicermati

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar saham Indonesia masih berada dalam...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru