STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) memberikan tambahan pinjaman sebesar Rp12 miliar kepada PT Bara Makmur Dwitama (BMD), anak usaha Perseroan pada 24 Februari 2026. Adapun dana tersebut akan digunakan BMD untuk kebutuhan modal kerja pembelian batubara.
Direksi DAAZ dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa 24 Februari 2026 mengemukakan, setelah transaksi tersebut, pinjaman ke anak usaha BMD meningkat jadi Rp22 miliar dari sebelumnya Rp10 miliar.
“Pinjaman ini dikenakan bunga 8,85% per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal perjanjian pinjaman,” tulis Direksi DAAZ dalam laporannya.
Menurut Direksi DAAZ, dana yang dipinjamkan Perseroan kepada anak usaha PT Bara Makmur Dwitama (BMD) berasal dari hasil penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025. “Ini sesuai rencana penggunaan dana obligasi,”katanya.
DAAZ membukukan laba bersih Rp184,40 miliar pada kuartal III 2025, turun 38,45% jika dibandingkan Rp299,62 miliar pada kuartal III 2024. Meski laba turun, Pendapatan bersih Perseroan berhasil naik 39,9% menjadi Rp9,85 triliun pada kuartal III 2025, dari Rp7,04 triliun pada periode yang sama tahun 2024. (konrad)
