back to top

IHSG ke Zona Merah, Turun 0,69% ke 7.389,399 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sebagian besar saham ditutup melemah pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Penurunan harga saham sebanyak 366 ini menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah. IHSG pada perdagangan saham Rabu (10/3/2026) ditutup di level 7.389,399.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 51,513 poin atau melemah 0,69% dari penutupan Selasa (10/3/2026) di level 7.440,913. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat naik ke level tertinggi harian di 7.527,319 dan terendah di 7.380,808.

Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 366 emiten yang berakhir melemah. Sementara sebanyak 312 emiten ditutup naik dan 139 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Rabu (11/3/2026).

Total volume perdagangan mencapai 32,201 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,719 triliun dan frekuensi 1.849.116 kali. Angka ini turun dibandingkan nilai transaksi sebesar Rp19,163 triliun, Selasa (10/3/2026). Adapun kapitalisasi pasar hari ini tercatat sebesar Rp13.228.116 triliun, turun dari Rp13.338.432 triliun, Selasa (10/3/2026).

Saham-saham unggulan (bluechips) yang berakhir melemah di antaranya adalah BBCA turun 2,15% jadi Rp6.825 per saham. BMRI turun 0,61% jadi Rp4.880, dan ASII turun 0,83% ke harga Rp5.950 per saham.

Selain itu, harga saham BUMI turun 5,83% jadi Rp226 per saham. AADI turun 7,23% jadi Rp9.625, ENRG turun 7,74% jadi Rp1.550, PTRO turun 1,96% jadi Rp5.000, DEWA turun 6,96% jadi Rp428, MEDC turun 3,48% jadi Rp1.665, BIPI turun 4,10% ke harga Rp234 per saham.

Sedangkan harga saham BBNI naik 0,70% jadi Rp4.290 per saham. INCO naik 1,58% jadi Rp6.425, CUAN naik 2,35% jadi Rp1.305, BBRI naik 0,56% jadi Rp3.580, TLKM naik 1,35% jadi Rp3.000, dan UNVR naik 2,83% ke harga Rp2.000 per saham.

Sementara itu, mayoritas indeks Bursa Asia pada Rabu (11/3/2026) ditutup menguat, kecuali indeks Hang Seng ditutup turun 0,24%. Sedangkan indeks Nikkei 225, Shanghai dan Straits Times ditutup naik masing-masing 1,43%, 0,25% dan 0,07%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Fitch Rating Pertahankan Peringkat Perusahaan Gas Negara (PGN) di BBB- dengan Outlook Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings mempertahankan peringkat...

Buat Beli Batubara, DAAZ Tambah Pinjaman Rp10,8 Miliar ke Anak Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan...

Butuh Dana Akuisisi, Wahana Interfood (COCO) Bakal Gelar Right Issue 10,678 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Wahana Interfood Nusantara  Tbk (COCO) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru