STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melaporkan kinerja keuangan Perseroan per 31 Desember 2025. Perseroan mencatat kinerja yang kuat dengan profitabilitas solid dan likuiditas yang sehat.
Pada 2025, TPIA membukukan laba bersih sebesar US$1,4 miliar, melesat 2.662%. Di tahun 2024, Perseroan masih menderita kerugian bersih sebesar US$56,5 juta.
Pendapatan bersih perusahaan energi terintegrasi tersebut mencapai US$ 7,0 miliar pada 2025, melonjak 293% dibandingkan tahun sebelumnya US$1,78 miliar. Pertumbuhan ini, didorong oleh penambahan segmen kilang dan kimia dari akuisisi ACE dan APS, serta ekspansi di sektor logistik dan energi terbarukan.
Andre Khor, Group Chief Financial Officer Chandra Asri Group dalam siaran pers, Kamis 26 Maret 2026, menyampaikan, Chandra Asri membukukan kinerja kuat pada 2025 dengan menghasilkan profitabilitas sebesar US$ 1,4 miliar serta mempertahankan neraca tangguh dengan likuiditas lebih dari US$3 miliar. Hal ini mencerminkan kekuatan platform terintegrasi serta disiplin dalam eksekusi.
“Kami tetap fokus dalam mendorong tiga pilar strategis, Energi, Kimia, dan Infrastruktur, serta menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari pertumbuhan untuk menciptakan nilai jangka panjang. Kami memasuki tahun 2026 dengan momentum yang kuat, didukung oleh kinerja operasional yang solid serta kontribusi awal dari berbagai inisiatif strategis terbaru,” ujarnya.
Meskipun kondisi pasar dinamis, lanjut Andre, “platform terintegrasi dan disiplin eksekusi kami menempatkan kami pada posisi yang baik untuk membukukan kinerja tangguh pada kuartal I serta berkelanjutan ke depan,” katanya.
Total aset TPIA meningkat lebih dari dua kali lipat atau 117,6% menjadi US$ 12,4 miliar pada 2025, dari US$5,66 miliar tahun 2024. Hal ini mencerminkan neraca yang jauh lebih kuat serta skala operasional yang semakin besar seiring dengan akuisisi dan investasi strategis Perseroan.
Jumlah liabilitas TPIA pada 2025 mencapai US$7,66 miliar, naik 181% dari US$2,72 miliar tahun 2024. Adapun total ekuitas Perseroan sebesar US$4,65 miliar pada 2025, meningkat 58,5% dibanding US$2,93 miliar pada tahun 2024. (konrad)
