BRI Dorong Desa Empang Baru Makin Produktif, UMKM dan Kerambah Jadi Motor Ekonomi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Desa Empang Baru di Kabupaten Siak, Riau, terus menunjukkan geliat ekonomi yang kian dinamis. Desa seluas 1.660 hektare ini mengembangkan berbagai sektor usaha. Mulai dari perkebunan, peternakan, perdagangan, hingga UMKM berbasis rumah tangga.

Kepala Desa Empang Baru, Partono Ahmad Cani, menyebut kekuatan ekonomi desa bertumpu pada kolaborasi antar pelaku usaha. Sinergi tersebut tumbuh secara alami dan saling mendukung.

“UMKM seperti Ting Ting Jahe dan usaha Kerambah Apung menjadi andalan kami. Kehadiran program Desa BRILiaN dari BRI juga mempercepat peningkatan kapasitas usaha masyarakat,” ujarnya.

Peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Mekar Sari menjadi fondasi utama dalam menggerakkan ekonomi desa. Lembaga ini tidak hanya mengelola usaha. BUMKam juga menghubungkan masyarakat dengan akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.

Berbagai usaha warga terus berkembang. Sektor peternakan, perikanan Kerambah Apung, produksi olahan pangan, hingga perdagangan tumbuh seiring waktu. Produk UMKM seperti Ting Ting Jahe semakin dikenal dan dipasarkan lebih luas. Keterlibatan masyarakat, termasuk kelompok ibu-ibu PKK, ikut mendorong pertumbuhan tersebut.

Sektor perikanan melalui Kerambah Apung juga memberi kontribusi besar terhadap pendapatan warga. Pengelolaan dilakukan secara berkelanjutan sehingga hasilnya terus meningkat.

Dukungan terhadap aktivitas ekonomi desa diperkuat oleh BRI. Perseroan menghadirkan layanan keuangan yang inklusif. Penyaluran pembiayaan, penguatan AgenBRILink, serta penggunaan QRIS dan aplikasi BRImo membuat akses keuangan semakin mudah.

Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan pengembangan Desa Empang Baru sejalan dengan tujuan program Desa BRILiaN. Program ini dirancang untuk menciptakan desa yang tangguh dan berkelanjutan.

“Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan yang mengedepankan penguatan kelembagaan desa, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi, serta inovasi masyarakat desa. Melalui pendekatan ini, BRI mendorong desa untuk tumbuh secara mandiri dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Ia menambahkan, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia. Desa Empang Baru menjadi salah satu yang menunjukkan perkembangan positif.

“Ke depan, BRI akan terus memperkuat pendampingan agar desa-desa di Indonesia mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berdaya saing,” pungkasnya.

Perkembangan Desa Empang Baru mencerminkan sinergi kuat antara masyarakat, kelembagaan desa, dan sektor keuangan. Kolaborasi ini membentuk ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Desa pun terus melangkah sebagai contoh kawasan yang adaptif dan produktif di tengah dinamika ekonomi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Uang Beredar Tumbuh 8,7% pada Februari 2026 Menjadi Rp10.089,9 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) menyampaikan, likuiditas perekonomian...

35 Tahun Setia Bersama BRI (BBRI), Usaha Ayam Panggang Legendaris di Magetan Ini Sukses Naik Kelas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kisah sukses usaha kuliner Ayam Panggang...

Beban Operasional Bengkak Akibat Geopolitik, INACA Desak Kenaikan TBA dan Fuel Surcharge 15%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Industri penerbangan nasional kini berada di...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru