Kurangi Kepemilikan, Direktur Batavia Prosperindo (BPTR) Rima Rupita Jual 0,15% Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rima Rupita, Direktur PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 5.100.000 lembar atau sekitar 0,15% saham perusahaan sendiri. Adapun penjualan saham BPTR dilakukan Rima Rupita melalui Bursa Efek Indonesia pada 8 April 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan, Selasa 14 April 20026, Rima Rupita menjual saham BPTR pada harga Rp100 per lembar sehingga berhasil meraih keuntungan sebesar Rp510 juta. Tujuan transaksi adalah pengurangan portofolio efek dengan status kepemilikan saham langsung.

Setelah transaksi tersebut, porsi kepemilikan Rima Rupita atas BPTR turun jadi 10.600.000 (0,29%) dari sebelumnya sebanyak 15.700.000 (0,44%) saham.

BPTR membukukan pendapatan sebesar Rp619,52 miliar pada 2025, naik 14,31% dari Rp541,95 miliar pada 2024. Meski pendapatan naik, laba bersih Perseroan turun 11,32% jadi Rp35,85 miliar pada 2025 dibanding Rp40,61 miliar tahun 2024. Penurunan laba BPTR disebabkan antara lain oleh kenaikan beban lain-lain .

Pada perdagangan sesi I di BEI, Selasa 14 April 2026, saham BPTR  tercatat di level  Rp87  per unit, turun 2,25% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp89 per unit. Selama perdagangan sepekan, harga saham BPTR meningkat sebesar 17,10%, yakni dari posisi Rp76 per saham, menjadi Rp89 per saham.

PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) atau Batavia Rent merupakan perusahaan transportasi yang didirikan pada 8 Desember tahun 2014. Mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2015. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan Batavia Group yang fokus pada bisnis penyewaan kendaraan.

Perusahaan tersebut menyediakan sewa jangka panjang (di atas satu tahun), sewa jangka pendek (di bawah satu tahun), dan layanan manajemen armada. Grup ini memiliki 50 cabang di seluruh Indonesia. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dilirk 16 Investor Asing! PJAA Siapkan Mega Proyek Rp6 Triliun Lewat Skema Land Sharing

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA)...

Pefindo Sematkan Peringkat idBBB untuk Obligasi Anabatic Technologies (ATIC)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan...

Minta Restu RUPS, Kian Santang (RGAS) Tambah Lini Usaha Perdagangan Besar Konstruksi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) berencana mengembangkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru