STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Darmawan Suryadi SM, Direktur sekaligus pemegang saham pengendali PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) menambah porsi kepemilikan dengan memborong 256.220.600 lembar (32,08%) saham emiten jasa transportasi dan logistik tersebut. Transaksi saham JAYA tersebut dilakukan pengendali melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 09 April 2026.
Pembelian saham JAYA dilakukan di atas harga pasar. Pada tanggal 09 April 2026, harga saham JAYA di bursa ditutup di Rp144 per lembar. Itu berarti, pembelian Darmawan Suryadi lebih mahal Rp22 dibandingkan harga di pasar reguler.
Harga beli per lembar saham JAYA sebesar Rp122 sehingga Darmawan Suryadi SM selaku pengendali harus menggelontorkan dana sebesar Rp31,25 miliar. Adapun status kepemilikan saham tersebut bersifat langsung dengan porsi suara 53,08%.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan, Selasa 14 April 2026, tujuan Darmawan Suryadi SM mengakumulasi saham JAYA adalah menambah investasi terhadap saham emiten jasa transportasi dan logistik ini.
Sebelum transaksi, kepemilikan Darmawan Suryadi SM atas saham JAYA sebanyak 167.650.830 unit atau setara 21% saham. Setelah transaksi tanggal 09 April 2026, jumlah saham JAYA yang dimiliki pengendali meningkat menjadi 423.871.430 unit atau sekitar 53,08% dari saham disetor Perseroan.
Dari sisi keuangan, kinerja Perseroan mengalami penurunan pada tahun 2025. Pendapatan JAYA turun 26,61% menjadi Rp73,90 miliar, dari Rp100,71 miliar pada tahun 2024. Penurunan pendapatan menyebabkan laba bersih Perseroan ikut terpangkas 27,12% jadi Rp4,48 miliar pada 2025 dibanding Rp6,15 miliar di 2024.
Di Bursa Efek Indonesia, saham JAYA pada perdagangan sesi I, Selasa 14 April 2026 tercatat di Rp143, naik 2,14% dibanding penutupan sehari sebelumnya. Pada periode sepekan, saham emiten jasa transportasi ini naik 7,51%, dari posisi Rp133 per saham menjadi Rp143 per saham pada tanggal 13 April 2026. (konrad)
