Penyesuaian Portofolio Investasi, Green Power Group Jual 1,71% Saham KRYA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Green Power Group Tbk (LABA), salah satu pemegang saham PT Bangun Karya Perkasa  Jaya Tbk (KRYA) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan konstruksi, khususnya fabrikasi baja dan kontraktor umum tersebut melalui BEI pada tanggal 16 dan 17 April 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI,  Rabu 22 April 2026, Green Power Group menjual 28.435.600 lembar  atau setar 1,71% saham KRYA pada kisaran harga Rp83-Rp100 per unit sehingga berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp2,84 miliar.

Tujuan transaksi adalah untuk kebutuhan penyesuaian portofolio investasi dengan status kepemilikan saham  langsung di  perusahaan konstruksi ini.

Sebelum transaksi, Green Power Group menggenggam 148.783.400 lembar saham. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 8,94%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Green Power Group terhadap saham KRYA berkurang atau turun menjadi 120.347.800 lembar atau setara 7,23% saham.

Hingga pukul 10.23 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Rabu  22 April 2026, saham KRYA tercatat di Rp85 per unit, turun 3,41% dibanding sehari sebelumnya di Rp88. Selama periode sepekan, harga saham KRYA melonjak 31,34%, dari Rp67 per saham menjadi Rp88 per saham pada 21 April 2026.

Seperti diketahui, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), atau BKPJ, adalah perusahaan konstruksi yang bergerak di bidang fabrikasi baja dan kontraktor umum. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007, di Surabaya.

KRYA  berfokus pada proyek infrastruktur (jalan, jembatan, dan pembangunan air), dan bangunan industri (pabrik dan gudang). Beberapa portofolio perusahaan adalah Residential Cargil Manismata, Tanggul Banjir PJB Muarakarang, Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Makassar, dan pabrik Global Dairi Alami (MilkLife).(konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Perketat Seleksi Indeks LQ45 hingga IDX80, Wajib Free Float Minimal 10% dan Bebas HSC

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan...

Kartono Budiman Mundur dari Direktur Trisula International, Tunggu Keputusan RUPS Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Trisula International Tbk (TRIS) mengumumkan,...

Masuk Radar HSC? Ini Cara BEI Deteksi Saham yang ‘Dikuasai’ Investor Tertentu

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat aspek...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru