STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (21/04/2026) waktu setempat. Pergerakan pasar berbalik arah ke zona merah saat investor memantau perkembangan situasi menjelang berakhirnya tenggat waktu gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 0,87% ke posisi 616,03. Sebagian besar bursa utama di kawasan tersebut ditutup melemah. Indeks CAC 40 Perancis merosot 1,14% ke level 8.235,72. FTSE MIB Italia terpangkas 0,63% ke posisi 47.903,29.
Indeks FTSE 100 Inggris jatuh 1,05% ke level 10.498,09. DAX Jerman melemah 0,60% ke posisi 24.270,87. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol terkoreksi 0,65% ke level 18.142,60.
Pasar global terus menakar prospek pembicaraan damai dan kemungkinan eskalasi konflik. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pernyataan terbaru dalam acara “Squawk Box” di CNBC. Ia memperkirakan akan tercapai kesepakatan besar dengan Iran.
Namun, Trump juga melontarkan ancaman serangan militer besar-besaran. Gencatan senjata dua minggu dijadwalkan berakhir pada Rabu malam waktu Washington. Trump menyebut banyak bom akan mulai meledak jika kesepakatan gagal tercapai.
“Ini adalah pergantian rezim, tidak peduli apa pun sebutannya,” ujar Trump dalam wawancara tersebut.
Trump juga menegaskan kesiapan angkatan perang Negeri Paman Sam untuk bertindak. Ia mengeklaim militer AS telah melumpuhkan angkatan laut dan angkatan udara Iran.
“Saya berharap akan melakukan pengeboman. Kami siap berangkat… militer sudah tidak sabar untuk bertindak,” tegas Trump.
Dari sisi korporasi, Associated British Foods (ABF) mengumumkan pemisahan ritel fesyen Primark dari bisnis pangannya. Bisnis makanan akan tetap menggunakan nama ABF dengan George Weston sebagai CEO. Sementara itu, Eoin Tonge ditunjuk sebagai CEO Primark.
Saham ABF turun 1,8% setelah melaporkan pendapatan grup sebesar 9,47 miliar poundsterling atau sekitar 12,8 miliar USD. Laba operasional yang disesuaikan turun 18% menjadi 691 juta poundsterling. Pendapatan perusahaan terkoreksi 2% pada semester pertama tahun ini.
Kabar positif datang dari perusahaan asal Spanyol, Puig, yang sahamnya melonjak 6,1%. Kenaikan ini menyusul laporan Estée Lauder Companies menggandeng J.P. Morgan untuk mendanai akuisisi senilai 5 miliar euro.
Sebaliknya, saham Royal Unibrew anjlok 25% dan menjadi pemain terburuk di indeks Stoxx 600. Produsen minuman asal Denmark ini mengakhiri kemitraan dengan PepsiCo di wilayah Eropa Utara.
Sementara itu, data ekonomi Inggris menunjukkan tingkat pengangguran turun menjadi 4,9% hingga akhir Februari. Angka ini lebih baik dari perkiraan pasar sebesar 5,2%. Pertumbuhan upah tahunan di Inggris juga tercatat naik 3,6%.
