Fokus Pasar Beralih ke Rapat The Fed, Harga Emas Dunia Turun

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin (27/4/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (28/4/2026) WIB. Penurunan terjadi saat investor mengalihkan perhatian ke pertemuan sejumlah bank sentral utama pekan ini.

Mengutip CNBC International, harga emas spot turun 0,2% ke level USD 4.698,27 per ons troi atau sekitar Rp4,69 juta. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni melemah 0,4% menjadi USD 4.722,60 per ons troi atau sekitar Rp4,72 juta.

Pergerakan harga emas dipengaruhi ketidakpastian global. Pelaku pasar menunggu perkembangan terbaru dampak konflik geopolitik terhadap ekonomi dunia.

Kurangnya kemajuan diplomasi terkait konflik Iran turut menjaga harga minyak tetap tinggi. Kondisi ini memicu kekhawatiran inflasi global masih bertahan. Volatilitas pasar yang tinggi ikut menekan minat investor terhadap emas.

Analis independen Ross Norman menilai kondisi pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik dan tekanan inflasi.

“Volatilitas harga kemungkinan telah menakuti beberapa investor Barat,” ujar Ross Norman.

Di sisi lain, upaya mediasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menunjukkan hasil. Presiden AS Donald Trump sebelumnya membatalkan rencana kunjungan utusannya dan meminta Iran segera membuka komunikasi jika ingin mencapai kesepakatan.

Harga minyak mentah Brent tercatat melonjak di atas USD 105 per barel. Level ini menjadi yang tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Penutupan Selat Hormuz mengganggu sekitar seperlima pengiriman energi global.

Lonjakan harga minyak akibat konflik AS-Israel dengan Iran memperkuat kekhawatiran suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama. Kondisi tersebut cenderung mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Investor kini menanti arah kebijakan bank sentral, khususnya Federal Reserve. Pertemuan yang digelar di Washington menjadi sorotan utama pasar.

Bank sentral AS dijadwalkan merilis pernyataan kebijakan terbaru pada Rabu sore waktu setempat. Setelah itu, Ketua The Fed Jerome Powell akan menyampaikan pandangan terkait arah kebijakan moneter ke depan.

Pelaku pasar berharap pertemuan tersebut memberi kejelasan mengenai prospek suku bunga di tengah ketidakpastian global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Melonjak Tembus Rp108 per Barel

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga minyak dunia melonjak pada...

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Mei 2026, 3 Manajer Investasi Sudah Antre

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempercepat kehadiran...

Ketidakpastian Perang Iran Bayangi Pasar, Harga Emas Dunia Menguat ke USD 4.724

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia berakhir menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru