Perundingan Damai Batal, Harga Minyak Dunia Melonjak 2% 

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak sekitar 2% pada akhir perdagangan Minggu (26/4/2026) waktu setempat atau Senin pagi (27/4/2026) WIB. Kenaikan tajam ini dipicu oleh kegagalan rencana perundingan damai putaran kedua antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 2% menjadi 107,89 USD per barel. Harga minyak acuan global ini mengalami tekanan beli yang kuat seiring memanasnya kembali tensi geopolitik.

Adapun harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 2%. Minyak WTI berakhir pada posisi 96,63 USD per barel di pasar perdagangan Amerika Serikat.

Presiden Donald Trump pada Sabtu lalu membatalkan rencana pengiriman utusan AS ke Islamabad, Pakistan. Sedianya, Steve Witkoff dan Jared Kushner dijadwalkan terbang ke sana untuk melakukan negosiasi dengan pihak Iran.

Pembatalan tersebut diumumkan Trump melalui unggahan di akun Truth Social miliknya. Ia menilai perundingan tersebut hanya akan membuang waktu.

Trump menyoroti adanya pertikaian internal yang hebat di dalam jajaran kepemimpinan Iran. Hal ini membuatnya ragu untuk melanjutkan proses diplomasi.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada pertikaian dan kebingungan yang luar biasa dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump.

Trump juga menegaskan posisi AS berada di atas angin dalam konflik ini. Ia menyebut pihak Iran sedang dalam kondisi tidak menentu.

“Tidak ada yang tahu siapa yang berkuasa, termasuk mereka. Selain itu, kami memegang semua kartu; mereka tidak punya! Jika mereka ingin bicara, yang harus mereka lakukan hanyalah menelepon!!!” tambah Trump.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebenarnya sudah melakukan perjalanan ke Islamabad akhir pekan ini. Namun, ia dilaporkan hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, memberikan pernyataan resmi melalui unggahan media sosial. Ia membantah adanya jadwal pertemuan dengan pihak Washington.

“Tidak ada pertemuan yang direncanakan terjadi antara Iran dan AS,” ujar Esmaeil Baqaei.

Ketegangan di jalur laut strategis juga kembali memuncak. Garda Revolusi Iran dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz.

Aksi penyitaan kapal kargo tersebut membuat pelaku pasar khawatir akan potensi gangguan pasokan energi. Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pengiriman minyak mentah dunia.

Kombinasi antara kegagalan diplomasi dan aksi militer di laut meningkatkan premi risiko di pasar minyak. Investor kini mengantisipasi ketidakpastian yang lebih panjang di kawasan Timur Tengah.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ketidakpastian Perang Iran Bayangi Pasar, Harga Emas Dunia Menguat ke USD 4.724

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia berakhir menguat pada...

Harga Emas Dunia Tergelincir, Ini Pemicunya

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga emas dunia mengalami penurunan...

Tensi Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 3%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga minyak mentah dunia melonjak...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru