STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) mengumumkan bahwa rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang diagendakan pada Selasa, tanggal 21 April 2026 tidak dapat dilaksanakan atau batal.
Direksi NINE dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Rabu 22 April 2026 menyebutkan, tidak terlaksananya RUPSLB tersebut dikarenakan oleh kehadiran pemegang saham Perseroan yang tidak memenuhi ambang batas minimal atau kuorum sebagaimana yang sudah ditetapkan.
Rapat ini hanya dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1.001.776.855 lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 46,44% dari total 2.157.000.000 saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
“Oleh karenanya, kuorum kehadiran untuk seluruh mata acara rapat tidak terpenuhi, dan dengan demikian rapat tidak dapat dilaksanakan,” tulis manajemen NINE dalam keterangannya.
Sebelumnya, Perseroan telah mempersiapkan lima agenda penting yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama dan kedua, pembahasan tentang rencana perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Agenda ketiga dan kelima tentang persetujuan rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Ini termasuk pemberian wewenang kepada Direksi untuk melakukan segala tindakan terkait pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Agenda keempat adalah, Perseroan akan meminta restu pemegang saham untuk mengubah Anggaran Dasar, termasuk perubahan Pasal 4 ayat 2 sehubungan dengan peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh hasil dari PMHMETD tersebut.
Hingga berita ini ditulis, Manajemen Perseroan belum memberikan informasi lebih lanjut sehubungan dengan penjadwalan ulang rapat kedua untuk memenuhi persyaratan kuorum sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal. (konrad)
