STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Komisaris PT Multitrend Indo Tbk (BABY), Manoj Bharwani menambah porsi kepemilikan dengan memborong sebanyak 2.179.680 lembar atau sekitar 0,07% dari total modal ditempatkan dan disetor saham emiten retail fashion bayi dan remaja ini melalui di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Mei 2026.
Menurut laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Jumat 15 Mei 2026, Manoj Bharwani membeli saham BABY di harga Rp590 per lembar sehingga menggelontorkan dana Rp1,28 miliar.
Sebelum transaksi, Manoj Bharwani menggenggam sebanyak 150.000 unit atau 0,01%.Adapun setelah transaksi tersebut, kepemilikan Manoj Bharwani terhadap saham BABY meningkat menjadi 2.329.680 unit atau setara 0,08% saham BABY.
Pada perdagangan di BEI, Rabu 13 Mei 2026, saham BABY tercatat turun 3,70% menjadi Rp208 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp216 per unit. Jika dibandingkan antara harga 15 April 2026 sebesar Rp210 terhadap penutupan kemarin, maka harga saham BABY telah turun sebesar 0,95%.
Kinerja keuangan BABY cenderung membaik pada kuartal I 2026. Perseroan berhasil mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp6,57 miliar pada kuartal I 2026. Padahal, di periode yang sama tahun 2025, BABY justru menderita rugi bersih sebesar Rp17,56 miliar.
Pencapaian laba tersebut terutama karena ditunjang oleh penjualan bersih emiten retail fashion bayi dan remaja itu yang tumbuh 14,28% menjadi Rp304,93 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp266,81 miliar pada periode sama tahun 2025.
Seperti diketahui, PT Multitrend Indo Tbk (BABY) didirikan pada tahun 2005 dan bergerak di bidang retail fashion khususnya untuk bayi dan remaja. Perusahaan ini kini telah memiliki 128 toko di seluruh Indonesia yang menjual berbagai merek fashion, seperti Mothercare, ELC, Gingersnaps, Justice, dan Wilio.
Perusahaan tersebut juga mendistribusikan berbagai merek utamanya sendiri, seperti Banz, HEAD, J&J, MICRO, NUBY, Playgro, dll., melalui anak perusahaannya yang bernama PT Kanmo Multi Gemilang. (konrad)
