spot_img

INET Klarifikasi Gejolak Saham ke BEI, Ungkap Strategi Pendanaan dan Jadwal Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) merespons permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efeknya. Melalui keterbukaan informasi, emiten teknologi ini memastikan tidak ada informasi material tersembunyi yang memengaruhi harga saham.

Arki Rifazka, Senior Vice President Corporate Secretary INET, menjelaskan perusahaan tidak mengetahui adanya fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal. Segala informasi penting telah diungkapkan kepada publik sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bursa.

“Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek Perseroan maupun keputusan investasi pemodal,” ujar Arki dikutip Selasa (26/5/2026) WIB.

INET juga sudah mengonfirmasi pemegang saham pengendali terkait aktivitas kepemilikan saham. Hasil konfirmasi menunjukkan tidak ada aktivitas perubahan kepemilikan yang belum dilaporkan. Pemegang saham utama berkomitmen terus mendukung pertumbuhan perusahaan dan tidak berencana mengubah kepemilikan saham dalam waktu dekat.

Meski tidak ada informasi yang dirahasiakan, INET memiliki sederet agenda besar dalam tiga bulan ke depan. Salah satunya adalah pembagian dividen tunai tahun buku 2025. Berdasarkan keputusan RUPST 19 Mei 2026, perusahaan akan menebar dividen Rp894,96 juta.

Nilai tersebut setara dengan Rp0,04 per saham untuk 22,37 miliar saham. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 29 Mei 2026. Sementara itu, pembayaran dividen bakal dilakukan pada 11 Juni 2026.

Selain dividen, INET berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) II pada 2 Juni 2026. Agenda tunggalnya adalah persetujuan perubahan anggaran dasar mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha. Langkah ini merupakan penyesuaian KBLI 2025 karena rapat sebelumnya belum mencapai kuorum kehadiran.

Gebrakan lainnya adalah persiapan penerbitan Obligasi II dan Sukuk Ijarah II PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk Tahun 2027. Saat ini, INET sedang dalam tahap awal penentuan struktur transaksi dan lini masa penerbitan surat utang tersebut.

Arki menegaskan seluruh rencana aksi korporasi akan dijalankan secara transparan. “Seluruh rencana aksi korporasi tersebut akan diumumkan dan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal,” tuturnya.

Pihak manajemen memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemegang saham utama. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan kewajiban pelaporan kepemilikan saham tetap sesuai aturan. Saat ini, kelangsungan usaha perusahaan diklaim tetap terjaga tanpa ada kejadian penting yang belum diungkapkan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPS Nusantara Infrastructure(META) Sepakat Bagi Dividen Final Rp2,62 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan  (RUPST) PT Nusantara Infrastructure...

Pasca Guncangan MSCI, Mirae Asset Nilai Rebound IHSG Masih Rapuh

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...

Investor Mandiri Herindo (MAHA) Dapat Dividen Rp12 per Saham, Cair 24 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru