TBS Energi Utama Tebar Dividen USD8,88 Juta, Ahmad Fuad Rahmany Jadi Komut

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TBS Energi Utama Tbk akan membagikan dividen tunai tunai tahun buku 2025 sebesar USD8,888 juta. Keputusan tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dana ini diambil dari saldo laba ditahan (retained earnings) Perseroan. Per 31 Desember 2025 senilai USD107.532.896.

Selain dividen, emiten berkode saham TOBA ini mengalokasikan USD1.611.237 sebagai cadangan wajib. Keputusan ini mendapat persetujuan mayoritas peserta rapat. Kehadiran pemegang saham mencapai 6.125.319.312 saham atau mewakili 74,26% dari seluruh saham yang sah.

“Dividen tunai final akan dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang Saham,” demikian bunyi petikan keputusan RUPST tersebut, dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (20/4/2026).

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Rapat menerima pengunduran diri Bacelius Ruru dari jabatan Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Sebagai gantinya, pemegang saham mengangkat Dr. Ahmad Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen yang baru.

Masa jabatan Dr. Ahmad Fuad Rahmany berlaku hingga penutupan RUPST tahun 2028. Selain itu, Judy Lee resmi bergabung sebagai Komisaris Independen dengan masa jabatan hingga tahun 2030.

Untuk jajaran Direksi, RUPST memutuskan mengangkat kembali. Dicky Yordan tetap menjabat sebagai Direktur Utama. Ia didampingi oleh Alvin Firman Sunanda, Juli Oktarina, Mufti Utomo, dan Sudharmono Saragih sebagai Direktur. Jabatan ini berlaku hingga penutupan RUPST kelima setelah tanggal efektif pengangkatan atau pada tahun 2031.

Terkait kinerja keuangan, pemegang saham mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025. Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja (Ernst & Young) memberikan opini wajar dalam semua hal yang material.

Perseroan juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB). Dana bersih PUB I Tahap 1 Tahun 2025 tercatat sebesar Rp113,1 miliar. Sementara itu, PUB I Tahap 2 Tahun 2026 menghasilkan dana bersih Rp493,9 miliar.

Hingga 31 Maret 2026, dana tersebut telah digunakan untuk pelunasan pokok Obligasi I TBS Energi Utama Tahun 2023 Seri A. Realisasi penggunaan masing-masing sebesar Rp24,1 miliar dan Rp400,9 miliar. Sisa dana akan dialokasikan sesuai peruntukan dan perkembangan terkini Perseroan.

Terakhir, RUPST memberikan wewenang kepada Direksi untuk melaksanakan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (MSOP/ESOP). Direksi juga mendapat kuasa untuk melakukan penyesuaian modal ditempatkan dan disetor terkait program tersebut.

Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi PT TBS Energi Utama Tbk:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Dr. Ahmad Fuad Rahmany
  • Komisaris Independen: Yasmin S. Wirjawan
  • Komisaris Independen: Kang Tzu Ping (Frances Kang)
  • Komisaris Independen: Judy Lee

Direksi:

  • Direktur Utama: Dicky Yordan
  • Direktur: Alvin Firman Sunanda
  • Direktur: Juli Oktarina
  • Direktur: Mufti Utomo
  • Direktur: Sudharmono Saragih
- Advertisement -

Artikel Terkait

Dua Komisaris GOOD Borong Saham Rp11,07 Miliar, Beli di Harga Diskon

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dua anggota Dewan Komisaris PT Garudafood...

BEI Buka Suspensi, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pembukaan...

ALII Raih Kredit Rp494,5 Miliar dari BRI untuk Refinancing dan Tambah Armada Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru