spot_img

Saham ALDO Naik ke Papan Utama BEI Mulai 29 Mei 2026, Ini Respon Manajemen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) segera pindah papan pencatatan dari Papan Pengembangan ke Papan Utama. Ini mulai efektif berlaku pada 29 Mei 2026. Perubahan posisi ini merujuk pada surat Bursa Efek Indonesia (BEI) Nomor S-06104/BEI.PP3/05-2026 tertanggal 21 Mei 2026.

Pihak bursa telah selesai melakukan penilaian terhadap pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan pencatatan. ALDO dinilai sukses memenuhi seluruh ketentuan dalam Peraturan Bursa Nomor I-A terkait Pencatatan Saham.

Direktur Alkindo Naratama Tbk, Kuswara menjelaskan perpindahan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas perusahaan. Hal ini sekaligus menunjukkan kepatuhan perseroan terhadap regulasi yang berlaku.

“Perpindahan ke Papan Utama ini merupakan flag carrier bagi Pasar Modal Indonesia dan merupakan bentuk pengakuan atas kinerja dan pemenuhan kepatuhan Perseroan,” ujar Kuswara dikutip Kamis (27/5/2026) WIB.

Kuswara memastikan tidak ada dampak negatif dari kebijakan ini. Kegiatan operasional, kondisi hukum, hingga keuangan perusahaan tetap dalam kondisi stabil. Kelangsungan usaha perseroan pun tidak terganggu sama sekali.

Langkah ini justru diprediksi membawa angin segar bagi para pemegang saham. Perseroan berharap kredibilitas dan keterbukaan informasi perusahaan akan semakin meningkat di mata publik.

Manajemen berkomitmen memperkuat penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Strategi ini dilakukan demi menjaga tren positif perusahaan dalam jangka panjang.

“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap Perseroan,” tambah Kuswara.

ALDO merupakan emiten yang fokus pada industri pengolahan kertas. Mereka mengelola pemasaran dan penjualan hasil industri untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun pasar ekspor. (Konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Rebalancing MSCI 1 Juni: Hans Kwee Sebut Jadi Titik Balik IHSG dan Peluang Koleksi Saham Fundamental

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar saham Indonesia berpotensi menghadapi volatilitas...

Investor TAYS Bertambah Usai Koreksi Free Float, Anwar Tay Jadi Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS)...

Invesco Funds Lepas 4,37 Juta Saham SMGR, Porsi Kepemilikan Susut di Bawah 7%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Invesco Funds terpantau melakukan aksi jual...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru