STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement Tahap I.
Aksi korporasi ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026. Dalam tahap pertama ini, Perseroan akan menerbitkan 1.226.415.100 saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 8,62% dari total saham yang telah dikeluarkan Perseroan.
Harga pelaksanaan saham baru ini dipatok sebesar Rp106 per saham. Harga ini lebih tinggi dari nilai nominal saham seri C Perseroan sebesar Rp100 per saham.
Langkah strategis ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Total saham yang akan diterbitkan secara keseluruhan mencapai 1.423.039.900 saham atau 10% dari jumlah saham disetor.
Hendra Godjali, Presiden Direktur PT Equity Development Investment Tbk, menyampaikan pengumuman ini dalam keterbukaan informasi. “Sehubungan dengan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) PT Equity Development Investment Tbk (Perseroan), bersama ini kami menyampaikan Pengumuman Rencana Pelaksanaan PMTHMETD Tahap I, yang direncanakan untuk dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2026,” kata Hendra dikutip Jumat (19/6/2026).
Dana yang terkumpul dari private placement ini akan digunakan untuk memperkuat struktur modal. Selain itu, dana akan disalurkan untuk mendukung kegiatan operasional PT Equity Finance Indonesia (EFI) dan kebutuhan operasional Perseroan.
Pemegang saham pengendali, Equity Global International Limited (EGIL), juga ikut ambil bagian. EGIL berkomitmen menyetorkan dana sebesar Rp150 miliar dalam rangkaian aksi korporasi ini.
Untuk Tahap I, modal yang masuk berasal dari dua komponen. Pertama, konversi uang muka setoran modal senilai Rp60.130.392.800 yang telah diterima pada 2025. Kedua, setoran modal tunai senilai Rp69.869.607.200 yang akan diterima pada Juni 2026.
Akibat dari penerbitan saham baru ini, pemegang saham lama akan mengalami penurunan persentase kepemilikan. Estimasi dilusi kepemilikan saham untuk Tahap I sebesar 7,93%.
Setelah Tahap I selesai, Perseroan masih akan melanjutkan Tahap II. Setoran modal untuk tahap kedua direncanakan senilai Rp20 miliar. Pelaksanaannya ditargetkan pada bulan September 2026.
Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan private placement Tahap I:
Pengumuman rencana pelaksanaan: 18 Juni 2026.
Penerbitan saham baru: 25 Juni 2026.
Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia: 25 Juni 2026.
Pengumuman hasil pelaksanaan: 27 Juni 2026.

