spot_img

Pendapatan dan Laba Golden Energy (GEMS) Kompak Turun di Kuartal I 2026, Ini Pemicunya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Kinerja keuangan PT Golden Energy Mines Tbk(GEMS) cenderung turun pada kuartal I 2026. Pendapatan dan laba emiten di bidang  perdagangan hasil pertambangan dan pertambangan tersebut kompak turun selama Januari-Maret 2026. Penurunan tersebut dipicu antara lain oleh membangkaknya beban lain-lain, khususnya rugi selisih kurs mata uang asing, serta anjloknya pendapatan bunga Perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan Maret 2026 yang dipublikasikan di BEI, Kamis  18 Juni 2026, laba bersih GEMS yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun sebesar 29,44% menjadi US$879,754 juta (US$0,014 per saham) pada kuartal I 2026, dibanding US$113,471 juta (US$0,019 per saham) pada kuartal I 2025.

Penurunan laba tersebut disebabkan oleh membengkaknya beban lain-lain mencapai US$1,899 juta pada kuartal I 2026. Padahal, di periode yang sama tahun 2025, Perseroan mencatat pendapatan lain-lains sebesar US$1,972 juta. Beban lain itu berasal drir rugi selisih kurs sebesar US$849 ribu, dari sebelumnya keuntungan kurs US$2,599 juta.

Selain itu, merosotnya kinerja laba Perseroan juga dipicu oleh anjloknya pendapatan bunga sebesar 13,56% jadi US$1,896 juta pada kuartal I 2026, dari US$2,194 juta di kuartal I 2025. Akumulasi kenaikan beban lain-lain dan turunnya pendapatanbunga menyebabkan laba sebelum pajak GEMS turun 28,27% jadi US$105,305 juta pada kuartal I 2026, dibanding US$146,821 juta pada kuartal I 2025.

Pendpatan bersih GEMS turun 10,14% menjadi US$582,596 juta pada kuartal I 2026, dari US$648,339 juta pada periode sama tahun 2025. Penjualan luar negeri GEMS merosot  14,73% menjadi US$342,052 juta pada kuartal I 2026, dari US$401,168 juta kuartal I 2025. Adapun penjualan dalam negeri juga turun jadi US$240,543 juta, dari US$247,171 juta di kuartal I 2025.

Dari sisi neraca keuangan, GEMS memiliki total asset sebesar US$1,226MILIAR per Maret 2026, naik 2,47% dari US$1,196 miliar per Desember 2025. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Maret 2026, masing-masing US$435,785 juta dan US$790,403 juta.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset Sekuritas Lihat Ruang Kenaikan Lanjutan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...

Bank BJBR Siap Lunasi Pokok Obligasi Subordinasi III Tahun 2021 Seri A Rp379 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat...

BJBR Siapkan Rp379 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru