spot_img

Saham BOLA Berfluktuasi, Manajemen Ungkap Rencana Lepas Anak Usaha Tak Langsung

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA) akhirnya buka suara terkait pergerakan saham perusahaan yang fluktuatif. Penjelasan ini disampaikan untuk merespons permintaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melalui surat kepada BEI tertanggal 19 Juni 2026, Sekretaris Perusahaan BOLA, Yohanes Ade Bunian Moniaga, memberikan klasifikasi. Langkah tersebut merujuk pada surat bursa nomor S-07219/BEI.PP2/06-2026 tanggal 18 Juni 2026 mengenai volatilitas transaksi efek.

Yohanes menyatakan perusahaan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal. Ia menegaskan tidak ada informasi penting yang belum diungkapkan kepada publik.

Meski begitu, manajemen mengungkapkan sebuah rencana korporasi yang sedang berjalan. Saat ini, emiten pengelola klub Bali United tersebut tengah memproses penjualan salah satu anak usaha tidak langsung.

“Perseroan sedang dalam proses penjualan Indirect Subsidiary,” kata Yohanes dalam keterbukaan informasi dikutip Minggu (21/6/2026).

Menurut Yohanes, rencana tersebut bukan merupakan transaksi material. Penilaian ini mengacu pada aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17/POJK.04/2020.

Proses pelepasan anak usaha tersebut saat ini masih menunggu lampu hijau dari regulator. “Proses ini juga masih menunggu persetujuan dari OJK dalam waktu yang tidak bisa ditentukan oleh Perseroan,” tambah Yohanes.

Terkait aktivitas pemegang saham tertentu, manajemen mengaku tidak mengetahuinya. Hal ini sesuai dengan aturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Hingga saat ini, BOLA tidak memiliki rencana tindakan korporasi lain dalam waktu dekat. Perusahaan memastikan tidak ada rencana yang akan berakibat pada pencatatan saham di bursa, setidaknya dalam tiga bulan ke depan.

Yohanes juga menegaskan tidak ada kejadian penting yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Manajemen berkomitmen untuk tetap mengikuti aturan keterbukaan informasi yang berlaku di pasar modal.

- Advertisement -

Artikel Terkait

FITT Jual Aset Hotel Rp70,3 Miliar, Siap Masuk ke Bisnis Tambang Nikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)...

Catat Tanggalnya! PALM Tebar Dividen Rp50,35 Miliar, Investor Terima Rp3,2 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)...

BEI Cabut Suspensi, Saham Ini Kembali Diperdagangkan Mulai Besok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru