STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC). Gembok saham emiten tersebut dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 25 Juni 2026.
Langkah ini merujuk pada Pengumuman Bursa No. Peng-UPT-00129/BEI.WAS/06-2026. Kini, investor sudah bisa kembali melakukan transaksi saham FLMC di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan informasi tersebut dalam keterbukaan informasi. Pencabutan ini mengakhiri masa jeda perdagangan yang sebelumnya ditetapkan otoritas bursa.
“Suspensi atas perdagangan saham FLMC di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 25 Juni 2026,” tulis Yulianto dalam keterangannya, dikutip Jumat (26/6/2026).
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham FLMC pada 24 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Bursa menilai perlu melakukan cooling down karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham tersebut.
Tujuan suspensi ini untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar. Investor diharapkan bisa mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya. Pertimbangan ini harus berdasarkan informasi yang tersedia pada saham FLMC.
Harga Saham
Sebelum kena suspensi, saham FLMC menunjukkan tren penurunan. Pada Selasa, 23 Juni 2026, saham ini ditutup pada level Rp72 per saham. Angka tersebut merosot Rp8 atau turun 10,00% dari hari sebelumnya.
Penurunan tajam ini membuat FLMC menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB) pada akhir perdagangan. Saat itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp718,05 juta. Volume perdagangan mencapai 9,78 juta saham dengan frekuensi 993 kali.
Setelah suspensi dicabut, pergerakan saham FLMC masih terlihat fluktuatif. Berdasarkan data perdagangan Jumat, 26 Juni 2026 hingga pukul 09.39 WIB, harga saham berada di posisi Rp68 per saham.
Harga ini turun Rp4 atau terkoreksi 5,56% dibandingkan penutupan sebelumnya. Aktivitas perdagangan pagi ini mencatat volume 922,20 ribu saham. Nilai transaksi baru menyentuh Rp65,15 juta dengan frekuensi 55 kali.

