STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (26/6/2026) waktu setempat. Seluruh bursa utama di kawasan tersebut berakhir di zona merah. Penurunan ini dipicu oleh rontoknya saham-saham perusahaan minyak.
Mengutip CNBC, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 0,68% ke posisi 635,88. Hampir semua sektor dan bursa utama di kawasan tersebut berada di zona negatif. Indeks CAC 40 Perancis turun 0,55% ke level 8.384,87. FTSE MIB Italia merosot 1,00% ke posisi 51.265,35.
Indeks FTSE 100 Inggris melemah tipis 0,21% ke level 10.508,02. DAX Jerman menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan 1,29% ke posisi 24.671,22. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol terkoreksi 0,45% ke level 19.425,30.
Pasar saham benua biru ini tidak mampu bertahan dari tekanan jual. Laporan pasar menyebutkan saham sektor energi menjadi beban utama. “European markets finish Friday in the red, as oil stocks lead losses,” tulis laporan pasar tersebut.
Sektor minyak dan gas mencatatkan kinerja terburuk. Sektor ini terjun bebas 1,97% sepanjang hari. Pelemahan ini diikuti oleh sektor ritel yang meluncur turun 1,62%.
Saham-saham teknologi juga tidak berdaya menghadapi sentimen pasar. Sektor teknologi terhempas 1,28%. Penurunan merata ini membuat para investor cenderung berhati-hati.
Kondisi bursa di Frankfurt menjadi perhatian utama para pelaku pasar. Penurunan DAX Jerman yang mencapai 1,29% merupakan yang terdalam di antara negara-negara tetangganya. Hal ini menunjukkan tekanan besar pada perusahaan-perusahaan besar di Jerman.
Di Paris dan Milan, situasi serupa juga terjadi. Saham-saham unggulan di Perancis dan Italia terus merosot hingga penutupan perdagangan. Di London, penurunan FTSE 100 relatif lebih terbatas meskipun tetap berakhir di teritori negatif.
Investor kini tengah memantau pergerakan harga komoditas global. Harga minyak yang tidak stabil memberikan dampak langsung pada saham-saham energi di Eropa. Kondisi ini diperkirakan masih akan memengaruhi pasar pada pembukaan pekan depan

