STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) di Seluruh Pasar terhitung sejak perdagangan saham sesi pertama , Senin 29 Juni 2026 dalam rangka cooling down.
Menurut pengumuman BEI, Senin 29 Juni 2026, suspensi saham RGAS dilakukan BEI karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan selama lebih dari sepekan perdagangan di BEI. Langkah suspensi saham RGAS tersebut dalam rangka perlindungan bagi investor.
Seperti diketahui, saham RGAS pada perdagangan, Jumat 26 Juni 2026 ditutup naik 4,95% menjadi Rp212 per unit dibading penutupan sehari sebelumnya di Rp202 per unit. Selama periode sepekan, saham RGAS meningkat 15,21%. Jika dibandingkan antara harga 29 Mei 2026 sebesar Rp103 terhadap penutupan Jumat, maka saham RGAS telah meroket 105,82%.
Otoritas BEI mengatakan, susupensi saham RGAS bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham Perusaan tersebut.
Sehubungan dengan suspensi REGA ini, BEI mengimbau kepada para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan.
PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) didirikan pada tahun 2018. Perusahaan ini menyediakan berbagai produk dan layanan, termasuk penyediaan produk suku cadang, perdagangan (dengan merek seperti Canalta, Honeywell, RMG, dan Tormene Industriale), serta layanan engineering, procurement, and construction (EPC), terutama di industri minyak dan gas.

