STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (29/6/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG terkoreksi 75,344 poin atau tergerus 1,28% ke level 5.820,790.
Semua indeks sektor ditutup melemah, kecuali indeks sektor properti ditutup naik 0,71%. Indeks sektor infrastruktur mengalami penurunan terbesar yaitu 1,58%. Disusul indeks sektor industri dasar turun 1,42%.
Sejak pembukaan perdagangan, IHSG sempat bergerak di zona hijau. IHSG dibuka di level 5.932,029, kemudian menyentuh posisi tertinggi 5.942,772. Namun tekanan jual mendominasi hingga penutupan, membuat IHSG sempat menyentuh level terendah 5.800,289.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 15,485 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,101 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1.230.166 kali.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 214 saham menguat, 449 saham melemah, dan 149 saham ditutup stagnan. Kondisi tersebut mencerminkan dominasi aksi jual di pasar saham domestik pada perdagangan hari ini.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp10.205,349 triliun pada penutupan perdagangan.
Pelemahan IHSG juga sejalan dengan tekanan yang terjadi di mayoritas sektor saham. Berdasarkan data perdagangan, sektor infrastruktur menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, disusul sektor barang baku dan sektor keuangan.

