spot_img

Realisasi Dana IPO Medela Potentia (MDLA) Capai Rp577,8 Miliar, Sisakan Rp58 Miliar di Bank Permata

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp577,84 miliar hingga 30 Juni 2026. Perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp58 miliar yang ditempatkan di Bank Permata.

Hal tersebut disampaikan Perseroan dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 30 Juni 2026 yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juli 2026.

Berdasarkan laporan tersebut, MDLA menghimpun dana IPO sebesar Rp658 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp22,16 miliar, perseroan memperoleh hasil bersih sebesar Rp635,84 miliar.

Sebagian besar dana IPO telah digunakan untuk PT Anugrah Argon Medica. Dana yang dialokasikan mencapai Rp547,84 miliar atau sekitar 85,4% dari hasil bersih penawaran umum. Dana tersebut digunakan untuk modal kerja, pelunasan pinjaman bank, serta pembelian tanah, bangunan dan utilitas.

Selain itu, MDLA juga telah menyalurkan Rp35 miliar kepada PT Deca Metric Medica untuk pembayaran pinjaman fasilitas kredit investasi.  Realisasi tersebut setara 5,5% dari dana hasil IPO. Sementara alokasi dana untuk PT Karsa Inti Tuju Askara sebesar Rp25 miliar belum direalisasikan hingga akhir Juni 2026.

Adapun sisa dana IPO sebesar Rp58 miliar ditempatkan dalam bentuk giro di Bank Permata dengan tingkat bunga 5% dan jangka waktu penempatan selama tiga bulan. Perseroan menyebut penempatan tersebut dilakukan pada pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan.

Dari sisi biaya emisi, komponen terbesar berasal dari biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar Rp9,87 miliar atau setara 1,55% dari nilai penawaran umum. Selain itu, terdapat biaya jasa profesi penunjang pasar modal sebesar Rp5,31 miliar dan biaya lain-lain yang dapat diatribusikan langsung sebagai biaya emisi sebesar Rp4,56 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bina Buana Raya (BBRM) Raup Laba USD1,23 Juta di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya...

Tiga SBN Rp111,5 Triliun Jatuh Tempo, BEI Resmi Hapus Pencatatan Mulai Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru