spot_img

Stock Futures Turun, Investor Cermati Laba Emiten dan Belanja AI Alphabet

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (stock futures) Wall Street bergerak melemah pada perdagangan Rabu malam (22/7/2026) waktu Amerika Serikat atau Kamis pagi (23/7/2026) WIB. Investor mencermati laporan keuangan emiten, prospek belanja kecerdasan buatan (AI), dan kenaikan harga minyak dunia.

Mengutip CNBC, kontrak berjangka indeks Dow Jones Industrial Average turun 69 poin atau 0,1%. Sementara itu, futures indeks S&P 500 melemah 0,2% dan Nasdaq 100 futures terkoreksi 0,3%.

Pergerakan futures terjadi setelah pasar merespons laporan keuangan Alphabet. Saham induk Google tersebut turun sekitar 3% pada perdagangan setelah bursa ditutup. Tekanan muncul setelah Alphabet menaikkan proyeksi belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2026 menjadi hingga USD205 miliar. Peningkatan belanja tersebut menunjukkan tingginya permintaan terhadap teknologi AI.

Namun, investor mulai berhati-hati terhadap besarnya pengeluaran perusahaan teknologi besar untuk pengembangan AI. Selain laporan keuangan, investor juga terus memantau kenaikan harga minyak. Harga minyak bergerak naik setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya mengatakan Iran “tidak serius untuk melakukan perundingan”.  Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi.

Economic Strategist Fundstrat, Hardika Singh, menilai perhatian investor kini kembali tertuju pada konflik geopolitik.

“Tanpa banyak laporan laba yang kuat sebagai pengalih perhatian, fokus investor kembali tertuju pada perang,” ujar Singh.

Ia menambahkan, “Mereka yang sebelumnya menganggap harga minyak telah mencapai puncaknya kini terpaksa menghitung ulang prospek inflasi. Kini, kemampuan perusahaan dalam menjaga daya penetapan harga menjadi semakin penting jika ingin mendapatkan apresiasi dari investor.”

Kenaikan harga minyak yang berlangsung lebih lama dikhawatirkan dapat menjaga inflasi tetap tinggi dan mempersulit langkah bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) dalam menentukan arah suku bunga.

Pada perdagangan reguler sebelumnya, indeks Dow Jones turun tipis 6,06 poin atau 0,01%. Indeks S&P 500 melemah 0,14%, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,57%.

Investor kini menantikan gelombang laporan keuangan berikutnya.  Sebelum pembukaan pasar Kamis waktu setempat, sejumlah perusahaan yang dijadwalkan merilis kinerja antara lain Dow Inc, American Airlines, T-Mobile, Union Pacific, dan Norfolk Southern.

Setelah penutupan pasar, perhatian investor akan tertuju pada laporan keuangan Intel. Selain itu, pasar juga menunggu data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat yang akan diumumkan pada pukul 08.30 waktu setempat. Data tersebut dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai kondisi ekonomi AS dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Permintaan Aset Aman Meningkat, Harga Emas Dunia Naik

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia menguat dan menyentuh...

Trump Ancam Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak 3%

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia melonjak lebih dari...

Dipicu Hal Ini, Harga Emas Dunia Kembali Menguat

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia menguat pada perdagangan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru