STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) WIB.
Mengutip BBC, gol tunggal kemenangan La Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia putra kedua sepanjang sejarah.
Laga final berlangsung ketat dan minim peluang. Pertandingan juga diwarnai banyak pelanggaran dan beberapa kali terhenti.
Spanyol tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente menciptakan sejumlah peluang melalui Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal pada babak pertama. Namun, penjaga gawang Argentina Emiliano Martinez mampu menggagalkan peluang tersebut.

Sumber Foto: Instagram Fifa World Cup
Argentina lebih banyak bermain bertahan dan mencoba meredam permainan Spanyol. Situasi memanas menjelang akhir waktu normal ketika gelandang Argentina, Enzo Fernandez, menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsi.
Kartu merah tersebut membuat Argentina harus bermain dengan 10 orang pada babak tambahan waktu.
Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan Spanyol. Pada menit ke-106, Nico Williams mengirimkan umpan sundulan yang diterima Ferran Torres. Penyerang Spanyol itu kemudian melepaskan tendangan keras dari jarak dekat yang gagal dibendung Martinez.
Sebelumnya, Martinez sempat menjadi penyelamat Argentina setelah menggagalkan tendangan bebas Lamine Yamal pada detik-detik akhir waktu normal. Kiper Aston Villa itu juga melakukan penyelamatan penting atas sundulan Williams.
Williams bahkan sempat mencetak gol, tetapi dianulir wasit setelah Mikel Merino dinilai melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Otamendi.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, dinilai berhasil membawa timnya berkembang sepanjang turnamen. Setelah mengawali Piala Dunia dengan hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde, Spanyol mampu bangkit dan tampil impresif hingga menjadi juara.
Sebelum melaju ke final, Spanyol juga tampil meyakinkan saat menyingkirkan Prancis pada babak semifinal.
“Spanyol mencoba memenangkan final ini melalui metode sepak bola murni,” tulis laporan BBC terkait performa tim Matador tersebut.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Spanyol. Mereka menjadi negara pertama yang secara bersamaan menyandang gelar juara Piala Dunia putra dan putri.
Di kubu Argentina, kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi Lionel Messi. Jika pertandingan tersebut menjadi laga Piala Dunia terakhir bagi pemain berusia 39 tahun itu, maka Messi harus mengakhiri turnamen dengan kegagalan mempertahankan gelar.
Messi yang telah mencetak delapan gol sepanjang turnamen tidak mampu memberikan pengaruh besar pada partai final. Kapten Argentina itu hanya mencatatkan satu tembakan dan tidak mengarah ke gawang.
“Argentina tidak bisa mengeluhkan kemenangan Spanyol,” tulis BBC dalam analisanya.

Sumber Foto: Instagram Fifa World Cup
Meski gagal di final, Argentina sebelumnya menunjukkan performa impresif dengan menyingkirkan Mesir dan Inggris pada fase gugur.
Sementara itu, pemain terbaik pertandingan diberikan kepada bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Pemain bernomor punggung 19 tersebut memperoleh rating tertinggi sebesar 7,94.
Berikut pemain Spanyol dengan rating tertinggi pada final Piala Dunia 2026:
- Lamine Yamal: 7,94
- Rodri: 7,77
- Nico Williams: 7,72
- Ferran Torres: 7,68
- Marc Cucurella: 7,56
- Dani Olmo: 7,52
Keberhasilan ini menegaskan dominasi Spanyol dalam sepak bola dunia setelah sebelumnya juga menjuarai Euro 2024. Kini, La Roja kembali menorehkan sejarah dengan merebut trofi Piala Dunia 2026.

