Bos FILM Buang 1,65 Juta Saham Perusahaan di Harga Rp5.300, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sanjeva Advani, Komisaris PT MD Entertaiment Tbk (FILM) telah menjual sebanyak 1.650.000  unit sahamnya di perusahaan film dan rumah produksi tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI Kamis, 6 November 2025, Sanjeva menjual saham FILM pada harga Rp5.300  per lembar sehingga berhasil mendapatkan keuntungan Rp8,7 miliar. “Tujuan transaksi adalah divestasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulis Direksi FILM.

Setelah transaksi tersebut,  kepemilikan Sanjeva Advani atas saham FILM turun menjadi 3.100.079 lembar atau setara dengan 0,029% dibandingkan sebelumnya sebanyak 4.750.079  lembar saham setara dengan 0,047%.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 6 November 2025, saham FILM tercatat turun 2,16% menjadi Rp5.675 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp5.800 per unit. Selama sepekan, saham FILM naik 4,6%. Jika dibandingkan antara harga 7 Oktober 2025 di Rp4.430 terhadap harga penutupan Kamis, maka saham emiten produsen film dan rumah produksi ini telah meningkat 28,10%

Dari sisi keuangan, FILM membukukan pendapatan sebesar Rp406,42 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 16,76% dari Rp348,06 miliar pada periode sama 2024. Meski pendapatan tumbuh, Perseroan justru menderita rugi bersih sebesar Rp68,08 miliar pada kuartal III 2025. Di periode sama tahun 2024, FILM mencatat laba bersih Rp102,99 miliar. Kerugian tersebut disebabkan oleh meningkatnya beban pokok pendapatan, beban usaha serta beban lain-lain.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pola Gerak Harga Mencurigakan, BEI Pantau Tiga Saham Emiten Ini, Investor Hati-Hati

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan...

IHSG Pagi Ini Melejit 2,19% ke 7.202,234 Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Menjaga Kepercayaan Masyarakat, OJK Cabut Izin Usaha BPR Pembangunan Nagari

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru