STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada 30 April 2026. Dalam laporan tersebut, Eddy Kusnadi Sariaatmadja tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali sekaligus pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficiary Owner (UBO) perseroan.
Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan EMTK, menjelaskan laporan ini merujuk pada peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait kewajiban penyampaian informasi. Hingga akhir April 2026, total pemegang saham emiten teknologi dan media ini mencapai 60.884 pihak.
“Kami melaporkan informasi kepemilikan saham bulanan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 April 2026,” tulis Titi dalam keterbukaan informasi, Kamis (7/5/2026).
Eddy K. Sariaatmadja secara pribadi menguasai 13.439.147.454 lembar saham atau setara 21,88% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Kepemilikan ini tidak mengalami perubahan dibandingkan periode bulan sebelumnya.
Selain pengendali utama, terdapat sejumlah pemegang saham lain dengan kepemilikan di atas 5%. PT Adikarsa Sarana menggenggam 8.654.560.360 lembar saham atau 14,09%. Sementara itu, Ir. Susanto Suwarto memiliki 7.117.889.090 lembar saham atau 11,59%.
Tokoh bisnis Anthoni Salim juga tercatat memiliki porsi signifikan dengan kepemilikan 5.510.302.220 lembar saham atau setara 8,97%. Selanjutnya, Piet Yaury menguasai 4.989.564.500 lembar saham atau 8,12%.
Perubahan tipis terjadi pada kepemilikan PT Prima Visualindo. Perusahaan ini kini menguasai 3.710.709.980 lembar saham atau 6,04%, turun dibandingkan posisi sebelumnya sebanyak 3.802.209.980 lembar saham atau 6,19%.
Manajemen EMTK juga tercatat memiliki kepemilikan saham di perusahaan. Dari jajaran Komisaris, Ir. Susanto Suwarto mengantongi 7.117.889.090 lembar saham.
Sementara dari jajaran Direksi, Alvin W. Sariaatmadja memiliki 105.091.000 lembar saham. Jay Geoffrey Wacher tercatat memiliki 71.949.000 lembar saham. Sutanto Hartono menggenggam 37.500.000 lembar saham.
Selain itu, Yuslinda Nasution memiliki 14.246.000 lembar saham, Sutiana Ali menguasai 13.860.000 lembar saham, dan Titi Maria Rusli memiliki 13.500.000 lembar saham.
Sebagai informasi, total modal ditempatkan dan disetor penuh EMTK mencapai 61.426.451.483 lembar saham. Data tersebut menunjukkan struktur kepemilikan perseroan tetap solid dengan dukungan puluhan ribu investor publik.
