Free Float Saham INDF Capai 48,21% per April 2026, Anthoni Salim Tetap Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat kepemilikan saham publik (free float) sebesar 48,21% hingga akhir April 2026. Persentase ini jauh melampaui ketentuan minimum Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 15% untuk emiten yang tercatat di Papan Utama.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, jumlah saham free float INDF mencapai 4,23 miliar lembar dari total 8,78 miliar saham yang tercatat di BEI.

Corporate Secretary INDF, Victor Suhendra, menyampaikan bahwa seluruh informasi dalam Laporan Bulanan Registrasi Efek (LBRE) telah disajikan secara lengkap dan akurat.

“Semua informasi dalam LBRE telah dimuat secara lengkap dan benar,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin 911//5/2026).

First Pacific Investment Management Limited tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 4,39 miliar saham atau setara 50,07% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa Anthoni Salim merupakan Ultimate Beneficial Owner (UBO) atau pemilik manfaat akhir Perseroan. First Pacific Investment Management Limited merupakan entitas anak tidak langsung dari First Pacific Company Limited, di mana Anthoni Salim memiliki kepentingan.

Di jajaran direksi, Anthoni Salim tercatat memiliki 1,32 juta saham atau setara 0,02%. Direktur lainnya, Franciscus Welirang, memiliki 250 saham, sedangkan Taufik Wiraatmadja menguasai 50.000 saham INDF.

Jumlah pemegang saham yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 45.852 nasabah per akhir April 2026. Angka tersebut menurun 7.533 SID dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebanyak 53.385 SID.

Kendati demikian, jumlah investor INDF masih jauh di atas persyaratan minimum BEI yang mewajibkan emiten memiliki setidaknya 300 pemegang saham.

Dengan demikian, INDF telah memenuhi seluruh ketentuan utama terkait pencatatan saham di BEI, baik dari sisi porsi free float, jumlah saham publik, maupun jumlah pemegang saham.

Berdasarkan klasifikasi investor, manajer investasi menjadi salah satu kelompok pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 1,41 miliar saham melalui berbagai produk reksa dana.

Perseroan menunjuk PT Raya Saham Registra sebagai Biro Administrasi Efek (BAE). Seluruh data kepemilikan saham telah diverifikasi melalui sistem PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai prosedur Know Your Customer (KYC).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Catat Jadwal Cum, Cikarang Listrindo (POWR) Distribusi Dividen Rp49,527 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) siap distribusi...

ARCI Penuhi Ketentuan Free Float BEI, Peter Sondakh Masih Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) telah...

Dividen Bayu Buana (BAYU) Rp100 per Saham, Ini Jadwal Cum dan Pembayarannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bayu Buana Tbk (BAYU) akan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru