spot_img

IHSG Berpotensi Rebound, BNI Sekuritas Rekomendasikan ‘Spec Buy & Buy on Weakness ’ Deretan Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi rebound pada perdagangan Kamis (10/4/2025).

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran resistance 6.100-6.200 dan support 5.850-5.900.

“IHSG hari ini berpotensi rebound mengikuti pergerakan bursa US karena melemahnya tensi perang dagang setelah Presiden Trump menunda pengenaan tarif 90 hari, kecuali untuk China,” ujar Fanny dalam riset pagi ini.

Pada penutupan perdagangan Rabu (9/4/2025), IHSG berakhir di level 5.967,988, melemah 28,153 poin atau turun 0,47%, dari penutupan Selasa (08/4/2025) di posisi 5,996,142. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 1.05 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing antara lain BBRI, BMRI, BBNI, MDKA dan MAPI.

BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk ditransaksikan hari ini. “Trading idea hari ini BBRI, MDKA, WIFI, BREN, ICBP, dan DKFT” tambah Fanny.

Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas:

1.BBRI – Buy on Weakness
Dengan area beli di 3550-3600, cutloss jika break di bawah 3420. Jika tidak break di bawah 3550, potensi naik ke 3750-3870 short term. 

2.MDKA – Spec Buy
Dengan area beli di 1025-1040, cutloss jika break di bawah 1020. Jika tidak break di bawah 1020, potensi naik ke 1100-1170 short term. 

3.WIFI – Spec Buy
Dengan area beli di 1560-1570, cutloss jika break di bawah 1550. Jika tidak break di bawah 1560, potensi naik ke 1620-1670 short term. 

4.BREN – Spec Buy
Dengan area beli di 4250, cutloss jika break di bawah 4200. Jika tidak break di bawah 4200, potensi naik ke 4350-4500 short term. 

5.ICBP – Spec Buy
Dengan area beli di 9500-9575, cutloss jika break di bawah 9450. Jika tidak break di bawah 9450, potensi naik ke 9700-9850 short term. 

6.DKFT – Spec Buy
Dengan area beli di 187-189, cutloss jika break di bawah 187. Jika tidak break di bawah 187, potensi naik ke 192-206 short term.         

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tambah Free Float, Pengendali Divestasi 74,179 Juta Saham Sinergi Multi Lestarindo (SMLE)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Sinergi Asia Corporindo, pemegang saham pengendali PT Sinergi...

Private Placement ENRG Tuntas, BKI Serap 218,3 Juta Saham Senilai Rp338 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)...

Bundamedik (BMHS) Tebar Dividen Rp8,86 Miliar, Intip Jadwal Pembagiannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bundamedik Tbk (BMHS) siap membagikan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru