spot_img

Kisah Agen BRILink di Perbatasan RI–Papua Nugini, Bantu Warga Bertransaksi dan Gerakkan Ekonomi Lokal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kehadiran Agen BRILink di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini membantu masyarakat memperoleh akses layanan keuangan yang lebih mudah. Salah satu kisah datang dari John Al Bugis, Agen BRILink di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Sota merupakan salah satu kawasan perbatasan terdepan Indonesia. Di wilayah ini, akses menuju pusat Kota Merauke tidak selalu mudah. Jarak sekitar 100 kilometer dari pusat kota membuat masyarakat membutuhkan layanan keuangan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

Melihat kebutuhan tersebut, John Al Bugis yang juga merupakan nasabah pinjaman BRI memutuskan menjadi Agen BRILink pada 2021. Langkah itu diambil untuk membantu warga mendapatkan layanan perbankan yang lebih praktis.

“Saya membuka BRILink karena tinggal di wilayah perbatasan. Masyarakat di sini sangat membutuhkan layanan keuangan, karena jarak ke Kota Merauke sekitar 100 kilometer,” kata John, dikutip Minggu (31/5/2026).

Selama menjalankan usaha sebagai Agen BRILink, John menyaksikan langsung manfaat layanan tersebut bagi masyarakat. Warga kini dapat melakukan berbagai transaksi seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, hingga pembayaran kebutuhan sehari-hari tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

“Kemudahan ini menjadi sangat berarti karena membantu aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. Bagi saya momen sangat berkesan ketika manfaat ini dirasakan oleh banyak masyarakat, mulai dari warga sekitar, pelaku usaha lokal, pekerja sektor layanan, hingga petugas yang bertugas di wilayah perbatasan,” ujarnya.

John juga mengungkapkan, berbagai pendampingan dan edukasi dari petugas BRILink membantu dirinya mengembangkan usaha. Selain meningkatkan perekonomian keluarga, usaha tersebut juga memberinya kesempatan berkontribusi lebih luas kepada masyarakat sekitar.

Dalam menjalankan usahanya, John berupaya menjaga kualitas pelayanan dan memastikan biaya layanan tetap terjangkau bagi warga. Menurut dia, kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengembangkan layanan keagenan.

“Cara saya agar masyarakat bisa mengandalkan BRILink Agen adalah dengan meyakinkan mereka bahwa BRI telah dipercaya masyarakat selama ini. Selain itu, saya juga menjaga biaya layanan agar tetap bersaing,” katanya.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, mengatakan keberadaan Agen BRILink di wilayah perbatasan menjadi bagian dari upaya BRI memperluas inklusi keuangan hingga pelosok negeri. Menurut dia, layanan tersebut tidak hanya memudahkan transaksi keuangan masyarakat, tetapi juga membantu menjaga aktivitas ekonomi lokal.

“BRI terus berkomitmen memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan dan perbatasan Indonesia, termasuk kawasan perbatasan seperti Sota. BRI akan terus memperkuat ekosistem Agen BRILink melalui pendampingan dan edukasi agar para agen dapat terus memberikan layanan yang optimal sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Riko.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink tercatat lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia. Jaringan tersebut memperkuat peran BRILink sebagai layanan keuangan berbasis kemitraan di tingkat desa.

Sepanjang triwulan I 2026, Agen BRILink mencatat volume transaksi mencapai Rp420 triliun. Aktivitas tersebut turut berkontribusi terhadap fee based income (FBI) BRI yang mencapai Rp459 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPST Star Pacific Putuskan Nihil Dividen, Susunan Pengurus Berubah Hingga 2029

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Star Pacific Tbk (LPLI) memutuskan...

Kuartal I 2026, Laba Sumber Mineral Global Tumbuh 60%, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Sumber Mineral Global Tbk (SMGE) membukukan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru