spot_img

Komut Wulandari Bangun Laksana (BSBK) Francisco Sumasto Mundur, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) mengumumkan, pengunduran diri  Francisco Sumasto  selaku Komisaris Utama pada perusahaan di bidang pengembangan real estat tersebut.

Mengutip surat pengunduran diri yang disampaikan oleh Francisco Sumasto  pada Jumat, 22 Mei 2026 terungkap, yang bersangkutan menyatakan mundur dari jabatan Komisaris Utama BSBK, terhitung efektif sejak disetujuinya pengunduran diri ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Keputusan ini saya ambil dengan mempertimbangkan berbagai hal pribadi dan profesional,” tulis Francisco dalam surat pengunduran yang disampaikannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemegang saham, jajaran Direksi, serta seluruh karyawan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk atas kerja sama, dukungan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama menjabat.

“Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Komisaris Utama terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa sejak efektifnya pengunduran diri ini, maka segala kewenangan, tugas, dan tanggung jawab saya sebagai Komisaris Utama beralih sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Perseroan.

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) adalah perusahaan pengembangan real estate yang didirikan di Jakarta pada tahun 1994. Perusahaan tersebut  didirikan dengan nama Dwipagriya Lestari dan berganti nama pada tahun 2002.

Perusahaan memiliki Balikpapan Super Block, kawasan terpadu seluas 14 hektare, di Balikpapan,  Kalimantan Timur. Kawasan tersebut terdiri dari kondominium, gedung apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan pusat hiburan (seperti hotel, restoran, toko, klub malam, bar, dan lain-lain). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

WIIM Tebar Dividen Rp217,87 Miliar, Investor Kantongi Rp104,4 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar gembira bagi para pemegang saham...

Serok 0,33% Saham BIPI, Bakrie Capital Indonesia Rogoh Kocek Rp38,31 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bakrie Capital Indonesia, salah satu pemegang saham...

Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Tebar Dividen Rp329,37 Miliar, Investor Dapat Rp36,518 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tunai Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru