Pembangunan Jaya Ancol Tebar Dividen Rp32 per Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tahun buku 2023 PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sebesar Rp51,199 miliar (Rp32 per saham) akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan pada 28 Maret 2024....
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dividen tahun buku 2023 PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sebesar Rp51,199 miliar (Rp32 per saham) akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan pada 28 Maret 2024. Pembagian dividen PJAA telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan di Jakarta, Jumat (23/2/2024).
Agung Praptono, Sekretaris Perusahaan PJAA, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/2/2024), mengemukakan, penerima dividen adalah pemegang saham yang tercantum dalam daftar pemegang saham Perseroan per 06 Maret 2024.
Menurut Agung, pelaksanaan cum dan ex dividen PJAA di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi BEI ditetapkan masing-masing pada 04 dan 05 Maret 2024, serta di Pasar Tunai pada 06 dan 07 Maret 2024.
Agung menjelaskan, PJAA membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp235,173 miliar pada 2023. โPerseroan mencatat total ekuitas dan saldo laba ditahan masing-masing Rp1,668 triliun dan Rp1,299 triliun pada 2023,โ katanya.
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- IHSG Ditutup Naik 0,75% ke Level 6.449,830, Saham BYAN Melejit 19,97%
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin