STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Erwin Ciputra, Komisaris PT Petrosea Tbk (WGSH) menambah investasi dengan memborong 300.000 lembar saham kontraktor jasa pertambangan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada 13 April 2026. Erwin membeli saham PTRO pada harga Rp5.745 per lembar senilai Rp1,72 miliar.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Erwin Ciputra atas saham PTRO naik menjadi 11.654.000 (0,1155%) dari sebelumnya 11.354.000 (0,1126%) saham.
Disebutkan dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Rabu 15 April 2026, tujuan Erwin Ciputra memborong saham PTRO adalah untuk menambah investasi dengan status kepemilikan langsung di saham ini.
PTRO memiliki kinerja keuangan atraktif sepanjang tahun lalu. Perseroan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$28,81 juta pada 2025, melonjak 197,02% dibanding US$9,70 juta pada 2024. Pendapatan bersih Perseroan meningkat sebesar 28,32% menjadi US$886,46 juta pada 2025, dari periode sama tahun 2024 sebesar US$690,81 juta.
Pada perdagangan di BEI, Rabu 15 April 2026, saham PTRO tercatat turun 4,14% menjadi Rp6.375 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya Rp6.650 per unit. Selama sepekan, harga saham PTRO telah melonjal sebesar 27,27%, dari posisi Rp5.225 per saham menjadi Rp6.650 per saham pada 14 April 2026.
PT Petrosea Tbk (PTRO) adalah perusahaan pertambangan, infrastruktur, dan jasa minyak & gas yang didirikan pada tahun 1972. Perusahaan tersebut diakuisisi oleh Caraka Reksa Optima dari Indika Energy pada tahun 2022.
Perusahaan ini menawarkan jasa kontrak pertambangan, teknik, pengadaan, & konstruksi , dan jasa minyak & gas. Selanjutnya, perseroan tidak hanya menyediakan jasa konstruksi penambangan, tetapi juga memiliki lokasi penambangan, mulai dari batu bara dan emas. (konrad)
