spot_img

Laba Mitrabara Adiperdana Turun 88% pada 2023, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP), emiten bidang industri pertambangan batu bara dengan infrastruktur terintegrasi dari hulu hingga hilir, membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$21,69 juta (US$0,018 per saham) pada 2023. Angka ini merosot sekitar 88% jika dibandingkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$179,39 juta (US$0,146 per saham) pada 2022.

Menurut laporan keuangan MBAP per Desember 2023 yang diumumkan, Senin (25/3/2024), penurunan laba ini seiring pendapatan MBAP yang merosot sebesar 50,15%, dari US$449,54 juta pada 2022 menjadi US$224,08 juta pada 2023.

Meski beban pokok turun 3,26% menjadi US$177,77 juta dari US$183,76 juta, laba kotor MBAP tetap tergerus 82,57%, dari US$265,78 juta pada 2022 menjadi US$46,31 juta pada 2023. Adapun laba usaha emiten beraset US$229,50 juta per 31 Desember 2023 ini merosot 93,25% menjadi US$15,82 juta, dari sebelumnya US$229,99 juta.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Ambles 87%, FORU Siapkan 5 Strategi hingga Right Issue

STOCKWATCH.ID, Jakarta –  PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memberikan...

Anak Usaha Waskita Karya Restrukturisasi Kredit ke BTN, Tenor Diperpanjang hingga 2032

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membawa...

Juli 2026, Tower Bersama (TBIG) Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi VI/2023 Seri B Rp500 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru