back to top

Usai IPO, YOII Yakin Capai Pendapatan Rp420 Miliar Tahun 2025. Ini Strateginya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) memperkirakan relaisai pendapatan mencapai Rp320 miliar untuk tahun 2024. Randy Tandra, Direktur Keuangan YOII, menyebutkan angka ini meski laporan keuangan final masih belum tersedia.

“Kami perkirakan sekitar Rp320-an miliar untuk top line 2024,” ujar Randy di Jakarta, Rabu (8/1/2025). Meskipun masih proyeksi, ia optimis perusahaan bisa mencapainya.

Untuk laba bersih, YOII memproyeksikan sekitar Rp15-16 miliar di 2024. “Angka ini masih unaudited, tetapi perkiraan kami sekitar itu,” tambah Randy.

Target ini didorong oleh pencapaian signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Di 2025, YOII mematok kenaikan sekitar 100% pada top line, dengan estimasi pendapatan mencapai Rp420 miliar.

“Top line tahun ini target kami sekitar Rp420 miliar. Kami ingin meningkatkan penjualan, dan produk kami semakin diterima masyarakat,” jelas Randy.

Salah satu sektor utama yang akan mendorong pendapatan adalah asuransi perjalanan. Produk ini telah menunjukkan performa baik sepanjang tahun 2024. “Asuransi perjalanan jadi unggulan kami, dengan kontribusi sekitar 60% dari total pendapatan,” kata Randy.

Selain itu, YOII juga meluncurkan produk baru yang berfokus pada gaya hidup masyarakat. “Kami akan mengembangkan produk secara vertikal dan horizontal. Vertikal, menambah produk spesifik risiko perjalanan, sementara horizontal, mencari saluran distribusi baru,” jelas Randy.

Dengan strategi ini, YOII berharap dapat memperluas pasar dan meningkatkan transaksi. Saat ini, YOII mencatatkan 300-400 ribu transaksi per hari. “Ekspektasi kami, transaksi ini akan terus meningkat, seiring kenaikan target premi kami,” tambah Randy.

YOII juga mengembangkan produk inovatif, seperti asuransi perjalanan dengan perlindungan pembatalan untuk alasan apapun. Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sering bepergian dengan promo berisiko dibatalkan.

“Produk ini untuk memberikan solusi bagi konsumen yang membeli tiket promo yang sulit diubah. Kami memberikan perlindungan lebih,” tandas Randy.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kantor Digeledah OJK, Mirae Asset Hormati Proses Hukum

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam...

Tambah Kepemilikan, Direktur Astra International Serok 462.400 Saham Perusahaan di Atas Harga Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Thomas Junaidi Alim, Direktur PT Astra International...

Besok, Wahana Konstruksi Mandiri Mulai Tender Wajib 37,28% Saham ASLI Senilai Rp475,32 Miliar

STOCKATCH.ID (JAKARTA) – Wahana Konstruksi Mandiri, pemegang saham pengendali PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru