BEI Cabut Suspensi, Saham GRPM Kembali Bisa Diperdagangkan! Apakah Tren Kenaikan Masih Berlanjut?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perdagangan saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) akhirnya dibuka kembali. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut suspensi saham dan Waran Seri I (GRPM-W) mulai sesi I, Senin (10/2/2025).

“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai serta Waran Seri I PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM-W) di seluruh pasar dibuka kembali mulai sesi I tanggal 10 Februari 2025,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (10/2/2025).

Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham GRPM sejak Jumat (7/2/2025). Langkah ini diambil untuk memberikan waktu pendinginan atau cooling down.

“Peningkatan harga kumulatif yang signifikan menjadi alasan utama suspensi,” ujar Pande Made Kusuma Ari, Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI. Ia menambahkan, penghentian ini bertujuan agar investor dapat mempertimbangkan keputusan investasi dengan lebih matang.

Pada perdagangan Kamis (6/2/2025), saham GRPM ditutup menguat Rp9 atau 9,89% ke level Rp100 per saham. Volume transaksi tercatat 7,33 juta saham dengan total nilai transaksi Rp730,07 juta. Saham ini diperdagangkan sebanyak 421 kali.

Sepanjang sepekan, harga saham GRPM melonjak 33,33%. Bahkan, dalam sebulan terakhir, kenaikannya mencapai 96,08%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Samudera Indonesia (SMDR) Terbitkan Sukuk Rp700 Miliar, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) berencana menerbitkan...

Puradelta Lestari (DMAS) Raih Marketing Sales Rp561,43 Miliar di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), meraih pra-penjualan atau marketing...

IHSG Rontok 2,16% ke 7.300, 10 Indeks Sektor Melemah, IDXCYCLIC Turun Terbesar 3,43%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di 7.564,418, Indeks Harga Saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru