IHSG Berpotensi Menguat, BRI Danareksa Sekuritas: Saatnya ‘Beli’ EMTK CS dan ‘Jual’ AKRA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025). Hal itu disampaikan oleh tim analis dari BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.

Menurut analis BRIDS, secara teknikal, IHSG berhasil kembali menembus level psikologis 8.000 dan berpeluang menguji resistance terdekat di area 8.130. Sentimen positif pasar juga muncul dari ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%. Ekspektasi tersebut dinilai bisa menjadi pendorong bagi saham di sektor perbankan, properti, dan konsumsi.

Pada perdagangan Senin (20/10/2025), IHSG menguat 173,32 poin atau naik 2,19% ke level 8.088,98. Sebelumnya, IHSG pada penutupan Jumat (17/10/2025) berada di posisi 7.915,65. Sebanyak 510 saham menguat, 183 saham melemah, dan 117 saham tidak bergerak. Kenaikan ini didorong oleh rebound pada saham-saham perbankan besar, seiring dengan masuknya dana asing atau net buy senilai Rp657 miliar.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:

1.EMTK – BUY

Pergerakan harga EMTK masih dalam trend yang bullish. Terakhir, harga mampu bertahan diatas level supportnya dan berpotensi rebound, target penguatan EMTK ditaksir akan mencapai level Rp1.480 – 1.650.

 2.UNVR – BUY

Pergerakan harga UNVR berpotensi reversal setelah mampu cross dari garis SMA200 dan break dari level resistance psikologis di 2000. Potensi penguatan diproyeksi akan menuju level resistancenya di Rp2.290 – 2.440.

3.MAPA – BUY

Pergerakan saham MAPA berpotensi reversal setelah terdapat pola cup and handle yang telah tertembus. MAPA memiliki neckline di level 620, selama berad diatas level tersebut, maka ada potensi penguatan hingga level Rp665 – 705.

4.AKRA – SELL

Pergerakan harga AKRA masih dalam trend yang cenderung bearish, Saat ini harga menembus level supportnya di 1115 dan mempunyai potensi untuk melanjutkan pelemahan hingga level Rp.1050.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Gelar Rights Issue, Energi Mega Persada (ENRG) Siap Terbitkan 13,5 Miliar Saham Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (EMP)...

Perkuat Bisnis Logistik, WBSA Akuisisi Bermuda Inovasi Logistik, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), dan PT...

IHSG Turun Lagi 0,48% ke 7.072,392, Delapan Indeks Sektor Berakhir Melemah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka menguat di 7.128,466, Indeks Harga Saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru