back to top

Kuartal III 2025, Indah Kiat Pulp and Paper Cetak Laba US$325,92 Juta, Melonjak 44,14%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$325,92 juta (US$0,05957 per saham) pada kuartal III 2025, tumbuh 44,14% jika dibandingkan US$226,11 juta (US$0,04133 per saham) pada kuartal III 2024.

Pertumbuhan laba INKP di tengah penurunun penjualan, menurut laporan keuangan per September 2025 yang diumumkan Kamis, 11 Desember 2025, didukung oleh  beban lain yang turun sebesar 68,64%, dari US$222,59 juta pada kuartal III 2024 menjadi US$69,80 juta pada kuartal III 2025.

Penurunan beban lain tersebut berhasil mendongkrak laba sebelum pajak INKP meningkat 28,97% menjadi US$395 juta pada kuartal III 2025, dibanding US$306,25 juta pada periode sama tahun 2024.

Penjualan bersih emiten produsen kertas dan bubur kertas ini turun 2,37% menjadi US$2,36 miliar pada kuartal III 2025, dari US$2,42 miliar pada kuartal III 2024. Penjualan ekspor menyumbang US$1,3 miliar pada Januari-September 2025, turun 1,68% dari periode sama tahun 2024. Adapun penjualan lokal sebesar US$1,06 miliar, turun tipis dibanding US$1,09 miliar pada kuartal III 2024.

Dari sisi neraca keuangan, total aset INKP mencapai US$12,48 miliar per September 2025, naik 6,02% dari US$11,77 miliar per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas emiten produsen kertas dan bubur kertas ini per September 2025, masing-masing US$5,76 miliar dan  US$6,72 miliar. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Anak Usaha TOWR Raih Perpanjangan Fasilitas Kredit Rp500 Miliar dari Bank QNB

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Tiga anak usaha PT Sarana Menara...

Laba Transkon Jaya (TRJA) Anjlok 88% pada 2025, Pendapatan Turun ke Rp508 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) membukukan...

Laba Samindo Resources (MYOH) Turun 7,43% pada 2025, Pendapatan Susut Jadi USD163,97 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mencatat...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru