back to top

Jual 78 Juta Saham di Harga Rp60, Pengendali WINR Kantongi Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemenang Nusantara Internasional melakukan aksi divestasi atau penjualan saham. Ini adalah pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR).

Transaksi penjualan saham tersebut terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026. Pemenang Nusantara melepas sebanyak 78.090.000 lembar saham WINR.

Harga penjualan dipatok pada level Rp60 per lembar saham. Dari aksi korporasi ini, Pemenang Nusantara berhasil meraup dana segar mencapai Rp4,68 miliar.

Berdasarkan laporan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 Januari 2026, kepemilikan saham Pemenang Nusantara di WINR otomatis menyusut. Sebelum transaksi, mereka menguasai 3.642.085.000 lembar saham atau setara 69,56%.

Kini, porsi kepemilikan sahamnya berkurang menjadi 68,07%. Jumlah saham yang tersisa di kantong Pemenang Nusantara adalah 3.563.995.000 lembar.

Tujuan utama dari transaksi ini adalah murni untuk divestasi. Meski melepas puluhan juta saham, Pemenang Nusantara Internasional memastikan status mereka sebagai pengendali di perusahaan properti ini tidak berubah.

“Keterangan Pengendali : Ya. Jika ya, apakah akan mempertahankan pengendalian? : Ya,” tulis Pemenang Nusantara Internasional dalam dokumen laporannya.

Sebagai informasi, pada saat transaksi terjadi di 20 Januari 2026, harga saham WINR di pasar reguler ditutup menguat 1,61% ke level Rp63 per saham. Nilai transaksi harian saat itu mencapai Rp2,94 miliar.

Namun, pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026, saham WINR anjlok cukup dalam. Saham emiten ini ditutup merosot 8,06% ke posisi Rp57 per saham dengan total nilai transaksi Rp1,94 miliar. Nilai kapitalisasi pasar WINR saat ini berada di angka Rp298,41 miliar.

Saat ini, saham WINR juga masuk dalam papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satu pemicunya adalah harga rata-rata saham selama enam bulan terakhir di pasar reguler sempat berada di bawah Rp51.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Leyand International (LAPD) Siap Jual Anak Usaha dan Banting Setir ke Bisnis Tambang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Leyand International Tbk (LAPD) tengah...

Sempat Terbang Ugal-ugalan, Gembok Saham Ini Akhirnya Dibuka BEI! Bakal Lanjut Meroket?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka...

BEI Ungkap Strategi Dongkrak Free Float Emiten, Rights Issue hingga Divestasi Jadi Opsi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru