Matra Tri Abadi Serok 113 Juta Saham IRSX di Rp570, Kepemilikan Naik Jadi 58,8%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Matra Tri Abadi kembali memperkuat posisinya di PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Perusahaan pengendali ini baru saja menambah porsi kepemilikan sahamnya melalui aksi beli di pasar.

Transaksi tersebut berlangsung pada 12 Februari 2026. Matra Tri Abadi memborong sebanyak 113,19 juta lembar saham IRSX. Harga pembelian dipatok pada level Rp570 per lembar saham.

Secara total, Matra Tri Abadi menggelontorkan dana sebesar Rp64,52 miliar untuk transaksi ini. Tujuan dari aksi korporasi ini murni untuk menambah kepemilikan saham perusahaan di IRSX.

Menariknya, harga beli sebesar Rp570 ini berada di bawah harga pasar. Pada penutupan perdagangan 12 Februari 2026, saham IRSX parkir di level Rp595 per saham. Artinya, Matra Tri Abadi membeli saham tersebut dengan harga lebih murah dibanding harga penutupan bursa.

Porsi kepemilikan saham Matra Tri Abadi pun otomatis melonjak. Sebelum transaksi, mereka memiliki 3,52 miliar lembar saham atau setara 56,98%. Kini, kepemilikannya bertambah menjadi 3,64 miliar lembar saham atau mencapai 58,80%.

Matra Tri Abadi menyatakan tetap akan mempertahankan pengendaliannya terhadap perusahaan. Status kepemilikan saham tersebut merupakan kepemilikan langsung.

Berdasarkan data pasar, saham IRSX pada 12 Februari 2026 sempat menyentuh harga tertinggi Rp665. Sementara harga terendahnya berada di level Rp560 per saham dengan volume perdagangan mencapai 154,03 juta saham. Capital market atau kapitalisasi pasar IRSX saat ini tercatat sebesar Rp3,68 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Serok 2,179 Juta Saham Perusahaan, Komisaris BABY Rogoh Kocek Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Komisaris PT Multitrend Indo Tbk (BABY),  Manoj...

Bussan Auto Finance (BAFI) Rombak Susunan Direksi dan Komisaris

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bussan Auto Finance (BAFI) resmi...

Direktur Asing Bayan Resources (BYAN) Jual 3 Juta Saham di Harga Premium, Raup Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Alastair Gordon Christopher Mcleod, Direktur PT...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru