STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba Rp2,21 triliun (Rp457 per saham) pada tahun 2025, tumbuh 8, 42% jika dibandingkan Rp2,03 triliun (Rp422 per saham) pada tahun 2024.
Seperti tergambar dalam laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan Selasa 24 Februari 2026, pendapatan bersih AUTO naik 4,36% menjadi Rp19,9 triliun pada 2025, dari Rp19,07 triliun pada tahun 2024.
Penyumbang terbesar pendapatan AUTO sepanjang tahun 2025 adalah penjualan barang yakni sebesar Rp19,83 triliun atau sekitar 99,61% dari total pendapatan Perseroan. Adapun pendapatan jasa hanya menyumbang sebesar Rp76,27 miliar.
Pertumbuhan pendapatan disertai peningkatan beban pokok pendapatan AUTO sebesar 3,32% menjadi Rp16,54 triliun pada 2025, dari Rp16,08 triliun pada 2024. Laba kotor emiten komponen otomotif tersebut meningkat sebesar 9,8% menjadi Rp3,36 triliun pada 2025, dibanding Rp3,06 triliun pada tahun 2024.
Setelah dikurangi beban penjualan, beban umum dan administrasi, serta beban lain-lain, AUTO membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp2,63 triliun pada 2025, tumbuh 6,04% dibanding Rp2,48 triliun pada tahun 2024.
Total aset AUTO per Desember 2025 sebesar Rp22,61 triliun, naik 7,5% dari Rp21,03 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas AUTO pada 2025, masing-masing sebesar Rp5,65 triliun dan Rp16,96 triliun. (konrad)
