back to top

Didukung Pendapatan, Cinema XXI Bukukan Laba Bersih Rp776,2 Miliar di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk  (CNMA) atau Cinema XXI  mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh sekitar 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024.

Dari pendapatan tersebut, CNMA membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp776,2 miliar pada tahun 2025, turun tipis 3,27% dibandingkan Rp802,54 miliar pada 2024.  Sementara EBITDA Perseroan tercatat Rp1,8 triliun pada tahun 2025. Hingga akhir Desember 2025, Cinema XXI mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar yang tersebar di 56 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

Direktur Utama CNMA, Suryo Suherman dalam keterangan, Kamis 5 Maret 2026 mengatakan,  di tengah dinamika ekonomi dan industri, Cinema XXI menjaga kinerja bisnis dan senantiasa memberikan pengalaman menonton terbaik bagi para penikmat film Indonesia. “Kepercayaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi penguat utama menjaga kinerja  perusahaan,” katanya

Menurut Suryo, pencapaian kinerja tahun 2025 ditopang oleh pendapatan dari penjualan tiket sebesar Rp3,6 triliun, penjualan makanan dan minuman sebesar Rp2 triliun, serta pendapatan lainnya sebesar Rp298 miliar yang berasal dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara. Cinema XXI mencatat 85 juta penonton pada 2025 dengan pertumbuhan Average Ticket Price (ATP) sebesar 3%.

Sepanjang tahun 2025, Cinema XXI melanjutkan ekspansi dengan meresmikan 12 bioskop baru dan menambah 43 layar. Ekspansi ini mencakup kehadiran perdana Cinema XXI di Indramayu, Pematangsiantar, Magelang, Tuban, dan Kota Metro (Lampung). Hingga akhir 2025, Cinema XXI telah mengoperasikan 1.388 layar di 267 bioskop yang tersebar di 56 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

“Ekspansi jaringan yang kami lakukan di tahun 2025 merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas akses hiburan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia. Ke depan, kami akan terus mengakselerasi penambahan layar baru secara selektif, dengan tetap menjaga kualitas layanan,”katanya.

Suryo menjelaskan bahwa Perseroan memandang prospek industri hiburan, khususnya perfilman nasional, akan terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya kualitas dan keragaman konten. Di tahun 2025, lanjut Surya, terdapat lebih dari 20 film nasional maupun internasional yang masing-masing ditonton oleh lebih dari satu juta penonton.

“Kami optimistis industri perfilman nasional akan terus bertumbuh seiring antusiasme penonton dan kualitas konten yang terus berkembang. Cinema XXI siap memperkuat perannya melalui ekspansi terukur dan peningkatan standar pengalaman menonton, serta mendorong kolaborasi yang solid agar industri film Indonesia semakin kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan dan Laba BFI Finance Indonesia (BFIN) Kompak Tumbuh di 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatat...

Cuan Meroket! Laba 10 Anak Usaha BRI Tembus Rp10,38 Triliun di Akhir 2025

JAKARTA, STOCKWATCH.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Cinema XXI Kantongi Laba Rp776 Miliar di 2025, Pendapatan Tembus Rp5,9 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk  (CNMA)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru