STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Pergerakan indeks hari ini perlu diwaspadai para pemodal meski kemarin sempat ditutup menguat.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks berpeluang bergerak turun kembali.
“IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Selasa (2/6/2026), IHSG parkir di level 6.195,427. Angka ini naik 68,045 poin atau menguat 1,11% dibanding penutupan sebelumnya. Saat pembukaan perdagangan di hari yang sama, indeks bahkan sempat menyentuh level 6.210,004.
Penguatan IHSG kemarin masih disertai dengan aksi jual bersih oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar Rp1,37 triliun.
Sejumlah saham menjadi sasaran jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi TPIA, ASII, MAPI, BUVA, hingga BMRI.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.000-6.100. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 6.200-6.300.
Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: DSSA, LSIP, JPFA, KLBF, ESSA, dan BIPI,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
1. DSSA – Buy if Break
Area beli: Rp630
Cut loss: di bawah Rp600
Target dekat: Rp670 – Rp700
2. LSIP – Spec Buy
Area beli: Rp1.260 – Rp1.270
Cut loss: di bawah Rp1.250
Target dekat: Rp1.290 – Rp1.320
3. JPFA – Buy on Weakness
Area beli: Rp2.350 – Rp2.390
Cut loss: di bawah Rp2.340
Target dekat: Rp2.440 – Rp2.470
4. KLBF – Spec Buy
Area beli: Rp730 – Rp745
Cut loss: di bawah Rp730
Target dekat: Rp755 – Rp775
5. ESSA – Spec Buy
Area beli: Rp645 – Rp665
Cut loss: di bawah Rp645
Target dekat: Rp680 – Rp715
6. BIPI – Buy if Break
Area beli: Rp180
Cut loss: di bawah Rp174
Target dekat: Rp185 – Rp190
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

