STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menjalin kolaborasi strategis dengan PT ZTE Indonesia (ZTE). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan solusi efisiensi jaringan di Indonesia.
Kemitraan ini menjadi tonggak awal bagi kedua perusahaan dalam mengeksplorasi teknologi baru. Fokus utamanya adalah evaluasi konsep, pengujian teknis, serta pengembangan solusi inovatif. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapabilitas infrastruktur telekomunikasi nasional.
Mitratel dan ZTE sepakat melakukan validasi teknis untuk mendukung kualitas layanan. Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih adaptif bagi industri telekomunikasi. Selain itu, kolaborasi ini diproyeksikan memperkuat daya saing ekosistem digital di tanah air.
Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perseroan. Pihaknya terus mendorong inovasi dan efisiensi dalam pengelolaan infrastruktur.
“Kemitraan strategis antara Mitratel dan ZTE merupakan langkah penting dalam memperluas eksplorasi solusi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kapabilitas jaringan telekomunikasi di Indonesia. Sebagai perusahaan infrastruktur digital, Mitratel berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya andal dan berkelanjutan, tetapi juga adaptif terhadap dinamika kebutuhan operator dan masyarakat. Kami percaya kolaborasi ini akan membuka peluang pengembangan teknologi yang lebih inovatif dan memberikan nilai tambah bagi industri,” ujar Theodorus, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Presiden Direktur ZTE Indonesia, Richard Liang turut menyambut baik kolaborasi tersebut. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.
“Selama ini ZTE telah menjalin kerja sama dengan Telkom Group, termasuk melalui sejumlah inisiatif yang turut melibatkan Mitratel, di antaranya pada pengembangan solusi di sektor energi untuk mendukung operasional infrastruktur. Melalui penandatanganan MoU ini, kedua pihak akan menjajaki peluang kolaborasi di sejumlah area, seperti pengembangan teknologi Radio Access Network (RAN) serta pemanfaatan sumber energi yang lebih efisien untuk mendukung pengelolaan jaringan. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih adaptif untuk mendukung kebutuhan kapasitas dan efisiensi jaringan yang terus berkembang” ujar Richard.
Kedua belah pihak akan menjajaki berbagai inisiatif bersama. Hal ini mencakup pengembangan konsep teknologi hingga uji coba teknis atau technical testing. Potensi implementasi solusi inovatif juga akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Detail teknis, operasional, maupun komersial akan diatur dalam perjanjian definitif selanjutnya. Perjanjian tersebut harus disepakati secara tertulis oleh kedua pihak.
MoU ini bersifat tidak mengikat secara komersial. Kesepakatan berlaku efektif selama dua tahun sejak tanggal penandatanganan. Jangka waktu tersebut bisa diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis.
Kolaborasi Mitratel dan ZTE mencerminkan keseriusan dalam mendukung transformasi digital. Penguatan infrastruktur dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi proyek strategis di masa depan
