STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Emiten produsen minuman beralkohol merek “Bir Bintang” yakni PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,18 triliun (Rp562 per saham) pada 2025, naik 3,62% dibandingkan Rp831,02 miliar (Rp542 per saham) pada 2024.
Kenaikan laba MLBI tersebut, menurut laporan keuangan per Desember 2025 yang diumumkan, Jumat 13 Maret 2026, didukung antara lain oleh penjualan bersih Perseroan yang meningkat 4,68% menjadi Rp3,54 triliun pada 2025, dari Rp3,38 triliun pada tahun 2024.
Penjualan MLBI sepanjang 2025 didominasi oleh penjualan ke pihak ketiga lokal yakni Rp3,53 triliun, atau 99,69% dari total penjualan Perseroan. Dari sisi produk, kelompok produk alkohol menyumbang penjualan terbesar yakni Rp3,29 triliun.
Manajemen Perseroan mampu menekan turun beban pokok penjualan MLBI sebesar 0,37% menjadi Rp1,28 triliun pada 2025. Hal ini berhasil mendorong laba kotor emiten produsen minuman beralkohol dan non alkohol itu tumbuh 7,79% menjadi Rp2,25 triliun pada tahun 2025, dibanding Rp2,09 triliun pada 2024.
Setelah dikurangi beban penjualan dan pemasaran, beban umum dan administrasi, serta kerugian penurunan nilai piutang usaha, MLBI mencatat laba operasi sebesar Rp1,53 triliun pada 2025, naik 6,58% jika dibandingkan Rp1,43 triliun pada tahun 2024.
Dari sisi neraca keuangan, Multi Bintang Indonesia (MLBI) memiliki total aset per Desember 2025 sebesar Rp3,45 triliun, naik tipis 0,45% dari Rp3,44 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas emiten kelapa sawit ini per Desember 2025, masing-masing Rp2,09 triliun dan Rp1,35 triliun. (konrad)
