spot_img

MNC Digital (MSIN) Resmi Ajukan Pencatatan Saham Sekunder di Bursa Hong Kong

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengambil langkah strategis untuk memperluas jangkauan ke pasar modal internasional. Emiten hiburan digital ini resmi mengajukan permohonan A1 ke The Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX).

Pengajuan pada 27 April 2026 ini bertujuan untuk rencana pencatatan saham sekunder atas depository receipts Perseroan. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam strategi pasar modal global MSIN yang berkelanjutan.

MSIN berambisi mengakses salah satu pasar modal paling likuid dan terkemuka di dunia. HKEX mencatatkan rata-rata turnover harian melebihi USD30 miliar dengan partisipasi investor yang kuat. Pencatatan saham akan berlanjut setelah memenuhi syarat peninjauan dan persetujuan dari HKEX.

Perseroan telah menunjuk konsorsium penasihat terkemuka untuk mendukung transaksi ini. China International Capital Corporation Hong Kong Securities Limited (CICC) menjadi sponsor tunggal. Firma hukum global Latham & Watkins (LW) bertindak sebagai penasihat hukum.

Sementara itu, Ernst & Young (EY) bertindak sebagai reporting accountant. Bank of New York Mellon (BNY) resmi ditunjuk sebagai bank depository untuk penerbitan Hong Kong Depositary Receipt.

Direktur Utama dan CEO MSIN, Angela Tanoesoedbjo menjelaskan pengajuan aplikasi A1 ke HKEX menandai evolusi perusahaan menjadi grup hiburan digital yang relevan secara global.

“Langkah ini mencerminkan komitmen kami memperluas akses ke permodalan internasional sekaligus memperkuat posisi strategis dalam lanskap media global,” ujar Angela.

Rencana pencatatan saham di HKEX sejalan dengan strategi ekspansi internasional MSIN. Pada Maret 2026, Perseroan resmi meluncurkan V+ Short. Ini merupakan platform mikro drama untuk audiens global pengguna perangkat seluler.

V+ Short menghadirkan konten vertikal durasi pendek premium yang dikurasi untuk menangkap permintaan global. Platform ini merilis judul eksklusif baru setiap hari untuk memastikan keterlibatan audiens dan memperbarui pipeline konten secara berkelanjutan.

Guna memperkuat kerangka manajemen, MSIN menunjuk Smash Capital sebagai penasihat strategis. Kevin A. Mayer memimpin tim ini untuk memberikan nasihat mengenai arah strategis, peluang merger dan akuisisi (M&A), serta inisiatif pertumbuhan global. Kevin dikenal memiliki pengalaman senior dalam transformasi media global dan direct-to-consumer.

MNC Digital mengoperasikan ekosistem hiburan digital terintegrasi. Layanannya mencakup OTT video on demand berbasis iklan (AVOD) dan berlangganan (SVOD). Bisnis lainnya meliputi produksi dan distribusi konten, IP, jaringan multi-channel (MCN), digital marketing, manajemen artis, hingga layanan agensi media.

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPST Bangun Karya Perkasa (KRYA) 2026 Batal Digelar, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk...

BNI Buyback Saham Rp627 Miliar untuk Redam Tekanan Jual Saham di Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berencana...

Jelang Rights Issue, Direksi NTBK Borong Saham Rp3 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi pembelian saham oleh jajaran direksi...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru