back to top

Pemegang Saham Restui PPGL Jual Seluruh Saham Armada Berjaya Trans (JAYA)

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) mendapat restu pemegang saham untuk mendivestasi anak usahanya. Perseroan akan menjual seluruh kepemilikan saham pada PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA).

Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat berlangsung di kantor pusat perseroan, Jakarta Timur, pada Kamis, 12 Maret 2026.

RUPSLB tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 113.270.800 saham. Jumlah ini setara dengan 60,9896% dari total 185.721.520 saham dengan hak suara sah.

Hasil pemungutan suara menunjukkan mayoritas pemegang saham setuju. Sebanyak 113.269.600 suara atau 60,9889% memberikan dukungan terhadap rencana tersebut. Sementara itu, hanya terdapat 1.200 suara yang tidak setuju dan 0 suara abstain.

Rapat ini dipimpin oleh  Jap Astrid Patricia selaku Komisaris Utama Perseroan. Turut hadir jajaran manajemen lainnya, yaitu Direktur Utama Tuan Darmawan Suryadi, Sarjana Muda dan Direktur Tuan Hafez Salammudin. Komisaris Independen Tuan I Made Satyaguna juga mengikuti jalannya rapat.

Rencana pelepasan saham JAYA ini merupakan transaksi material. Langkah tersebut sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Pemegang saham juga memberikan wewenang penuh kepada Direksi Perseroan. Direksi dapat melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk menuntaskan transaksi ini. Hal tersebut mencakup penandatanganan akta-akta di hadapan notaris maupun tindakan hukum lainnya sesuai aturan berlaku.

“Menyetujui rencana Perseroan untuk melaksanakan transaksi material berupa penjualan seluruh saham Perseroan dalam PT Armada Berjaya Trans Tbk,” demikian bunyi keputusan rapat yang tertuang dalam surat keterangan Notaris Gatot Widodo, S.E., S.H., M.Kn.

Sebelumnya, informasi keterbukaan terkait rencana divestasi ini telah disampaikan melalui situs Bursa Efek Indonesia pada 26 Januari 2026. Perseroan juga telah melakukan perbaikan informasi pada 2 Maret 2026 dan 10 Maret 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank BNI Siap Lunasi Pokok Surat Utang Jatuh Tempo Senilai US$500 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)...

Entitas Anak Indointernet Raih Fasilitas Kredit US$665 Juta, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Digital Gayana Ekagatra (DGE), anak perusahaan PT...

Merdeka Battery Materials (MBMA) Siap Buyback Saham Senilai Rp1,7 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru