Laba Bersih Triniti Properti (TRIN) Melonjak 56,38% di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencetak kinerja positif pada awal tahun 2026. Emiten pengembang real estat ini meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,33 miliar pada kuartal I 2026.

Angka ini melonjak 56,38% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pada kuartal I 2025, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,49 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026, kenaikan laba bersih ini terjadi di tengah penurunan pendapatan yang drastis. Penjualan dan pendapatan TRIN hanya mencapai Rp5,41 miliar pada tiga bulan pertama 2026. Nilai ini merosot tajam dari Rp140,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan pendapatan ini diikuti oleh terpangkasnya beban pokok penjualan dan beban langsung. Beban pokok turun signifikan menjadi Rp2,50 miliar dari sebelumnya Rp105,72 miliar. Perseroan mencatat laba bruto sebesar Rp2,91 miliar, jauh di bawah capaian kuartal I 2025 yang sebesar Rp34,51 miliar.

Meski pendapatan turun, laba bersih TRIN tetap tumbuh berkat lonjakan pada pos pendapatan lain-lain. Akun ini melonjak menjadi Rp14,54 miliar dari hanya Rp922,17 juta di tahun 2025. Pendapatan ini menutupi rugi operasional yang tercatat sebesar Rp11,09 miliar.

Dari sisi neraca keuangan, total aset TRIN mencapai Rp2,13 triliun per 31 Maret 2026. Angka ini naik tipis dari posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp2,09 triliun. Aset lancar tercatat Rp1,21 triliun, sedangkan aset tidak lancar sebesar Rp915,25 miliar.

Jumlah liabilitas Perseroan berada di angka Rp1,60 triliun. Terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp1,22 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp381,18 miliar. Sementara itu, total ekuitas TRIN meningkat menjadi Rp526,27 miliar dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp495,21 miliar.

Namun, TRIN masih menghadapi tantangan pada sisi likuiditas. Perseroan melaporkan saldo akumulasi kerugian sebesar Rp165,32 miliar per 31 Desember 2025. Selain itu, total liabilitas lancar melampaui total aset lancar sebesar Rp62,90 miliar.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, manajemen TRIN fokus pada efisiensi biaya produksi dan peningkatan volume penjualan. Perseroan juga mengembangkan kontribusi dari entitas anak guna meningkatkan nilai tambah bagi induk usaha. TRIN telah mendapatkan dukungan finansial dari pemegang saham utama untuk menjaga kelangsungan usaha.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan Turun 10,95%, Laba Kuartal I ABM Investama (ABMM) Tergerus 30,39%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan...

Laba Bersih RAJA Tumbuh 20,4% Jadi USD35,02 Juta, Incar Akuisisi Blok Madura

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membukukan...

Proses Audit Masih Berjalan, Telkom Tunda Laporan Tahunan 2025 dan Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menginformasikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru