STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 20,4% pada 2025. Laba emiten infrastruktur energi ini mencapai USD35,02 juta.
Kenaikan laba ini sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha sebesar 4,8% menjadi USD266,67 juta. Pertumbuhan didorong kontribusi laba entitas asosiasi serta keuntungan dari pembelian dengan diskon (bargain purchase).
Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani, menyampaikan perseroan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan bisnis inti. Strategi dijalankan lewat pendekatan organik dan inorganik.
“Perseroan tengah menjajaki peluang akuisisi partisipasi pada aset hulu migas di Blok Madura melalui Husky-CNOOC Madura Limited (HCML),” ujar Yuni dalam keterangan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/04/2026).
Pada segmen midstream, RAJA telah menyelesaikan proyek gas compressor di Sulawesi. Perusahaan juga memperluas jaringan pipa BBM rute Balikpapan–Samarinda di Kalimantan Timur.
RAJA mencatat keuntungan bargain purchase sebesar USD10,01 juta dari akuisisi 49% saham PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera. Langkah ini memperkuat kapabilitas di bidang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) proyek offshore.
Terkait ekspansi lainnya, RAJA menyiapkan refundable deposit sebesar USD12,50 juta untuk akuisisi SMS Development Limited. Transaksi ini membuka akses kepemilikan tidak langsung pada Blok Madura Strait.
Dari sisi pendanaan, seluruh pinjaman bank perusahaan berasal dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Manajemen menilai kerja sama ini memberikan dukungan pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel.
RAJA juga melakukan restatement atau penyajian kembali laporan keuangan periode 2023 hingga Juni 2024. Langkah ini bertujuan meningkatkan akurasi penyajian aset, liabilitas, pendapatan, dan beban agar mencerminkan substansi ekonomi transaksi lifting migas.
“Penyelarasan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan agar lebih andal, relevan, dan dapat dibandingkan,” jelas Yuni.
Manajemen tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan ke depan. Integrasi bisnis di sektor upstream, midstream, dan downstream menjadi fondasi menghadapi dinamika pasar energi nasional.
Hingga saat ini, RAJA memastikan tidak terlibat dalam perkara hukum. Kondisi operasional dan kelangsungan usaha tetap terjaga.
